Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Rupiah Semakin Tertekan, Dolar Tembus 18 Ribu

Ayurahmi Rais • Kamis, 4 Juni 2026 | 08:49 WIB
Dolar Amerika Serikat
Dolar Amerika Serikat

 

 

MANADOPOST.ID – Rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Kamis (4/6/2026), seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level psikologis Rp18.000. 

Kondisi ini menjadi sorotan pelaku pasar karena menandai pelemahan lanjutan mata uang Garuda terhadap greenback.

Berdasarkan data perdagangan harian, nilai tukar dolar AS bergerak di kisaran Rp17.937 hingga Rp18.024. Pada beberapa platform penyedia data keuangan, kurs bahkan tercatat sempat menyentuh Rp18.015 per dolar AS.

Data dari Google Finance menunjukkan pergerakan dolar AS berada di level sekitar Rp18.010 pada pukul 06.23 WIB, sebelum kemudian turun tipis ke kisaran Rp17.971 pada pagi hari. Sementara itu, Bloomberg mencatat penguatan harian dolar AS sekitar 0,7 persen dengan posisi terakhir berada di sekitar Rp17.966 per dolar AS.

Meski angka yang muncul dari berbagai sumber sedikit berbeda, seluruh data tersebut menunjukkan satu pola yang sama, yakni tren penguatan dolar AS terhadap rupiah yang masih berlanjut.

Penguatan dolar ini tidak terlepas dari kondisi global, di mana investor cenderung memilih aset yang lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Selain itu, kekuatan ekonomi Amerika Serikat yang masih relatif stabil juga ikut mendorong penguatan mata uang tersebut.

Situasi ini memberikan tekanan tambahan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Dampaknya, biaya impor berpotensi meningkat dan dapat memengaruhi harga barang-barang yang masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Level Rp18.000 kini menjadi sorotan utama pelaku pasar karena dianggap sebagai batas psikologis penting dalam pergerakan rupiah terhadap dolar AS. Tembusnya level ini memperlihatkan meningkatnya tekanan sentimen eksternal terhadap mata uang domestik.

Menanggapi kondisi tersebut, Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus melakukan pemantauan ketat terhadap dinamika pasar keuangan global maupun domestik. BI memastikan tetap hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Bank sentral juga menyampaikan bahwa berbagai instrumen kebijakan akan dioptimalkan guna menjaga keseimbangan pasar, memastikan kecukupan likuiditas valuta asing, serta menekan volatilitas agar tidak berlebihan.

BI menegaskan langkah-langkah stabilisasi akan terus ditempuh agar pergerakan rupiah tetap terkendali di tengah tekanan global yang masih kuat.

 

 

Editor : Ayurahmi Rais
#Dollar Hari Ini #Rupiah Melemah #Nilai Tukar Dollar 18 Ribu #Dollar Tembus 18 Ribu