MANADOPOST.ID – Keselamatan berkendara menjadi faktor utama yang harus diperhatikan setiap pengguna jalan. Selain keterampilan mengemudi, penerapan budaya defensive driving atau berkendara defensif dinilai mampu membantu pengendara mengurangi risiko kecelakaan. Di tengah kondisi lalu lintas yang semakin dinamis, sikap waspada dan kemampuan mengantisipasi potensi bahaya menjadi kunci terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman.
Defensive driving merupakan metode berkendara yang menekankan tindakan antisipatif dibandingkan reaktif. Melalui pendekatan ini, pengemudi dituntut untuk selalu memperhatikan kondisi sekitar, memprediksi kemungkinan risiko, serta mengambil keputusan secara cepat dan tepat saat menghadapi berbagai situasi di jalan. Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), potensi risiko selalu ada dalam setiap perjalanan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada periode libur panjang. Karena itu, penerapan defensive driving menjadi langkah penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan.
Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menggunakan lajur secara tertib, memantau area sekitar melalui kaca spion, mengendalikan kecepatan dan emosi saat berkendara, serta beristirahat ketika kondisi tubuh mulai lelah.
Selain perilaku berkendara yang baik, dukungan teknologi juga dapat meningkatkan keselamatan. Suzuki menghadirkan fitur Smart e-Mirror pada New XL7 Alpha Hybrid sebagai solusi untuk membantu pengemudi memperoleh visibilitas yang lebih optimal. Fitur ini mampu memperluas area pandang ke belakang kendaraan, mengurangi blind spot, serta memberikan tampilan visual yang lebih jelas dan stabil sehingga membantu pengambilan keputusan saat berkendara.
Smart e-Mirror juga dilengkapi kemampuan merekam kondisi di depan dan belakang kendaraan, sehingga dapat menjadi dokumentasi perjalanan apabila terjadi situasi yang memerlukan bukti rekaman. Meski demikian, Suzuki menegaskan bahwa teknologi tersebut hanya berfungsi sebagai pendukung. Keselamatan tetap ditentukan oleh kewaspadaan dan perilaku pengemudi dalam menerapkan prinsip defensive driving secara konsisten.
Perpaduan antara budaya berkendara defensif dan pemanfaatan teknologi modern menjadi langkah efektif untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terkendali bagi seluruh pengguna jalan.(AME)
Editor : Amelia Beatrix