MANADOPOST.ID – PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kendaraan secara optimal sebelum melakukan perjalanan liburan sekolah yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas. Salah satu aspek penting yang ditekankan adalah pengecekan kondisi ban demi memastikan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi berkendara selama perjalanan bersama keluarga.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyampaikan bahwa momen liburan menjadi waktu penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan berkendara. Menurutnya, persiapan kendaraan yang baik, khususnya pada bagian ban, dapat membantu mengurangi risiko di jalan sekaligus menciptakan perjalanan yang lebih nyaman.
“Momentum liburan sekolah yang diiringi peningkatan mobilitas masyarakat menjadi pengingat pentingnya mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan,” ujar Mukiat.
Bridgestone membagikan sejumlah tips berkendara aman yang mencakup empat aspek utama, yakni persiapan kendaraan sebelum perjalanan, perilaku berkendara di jalan, pencegahan kelelahan, serta langkah darurat. Pada tahap persiapan, pengendara disarankan memeriksa tekanan angin ban sesuai standar pabrikan, memastikan ketebalan tapak ban di atas batas aman 1,6 mm, serta mengecek kondisi fisik ban dari kerusakan seperti sobekan atau benjolan. Ban cadangan dan alat perbaikan juga harus dipastikan siap digunakan.
Untuk kendaraan listrik dan hybrid, perhatian khusus diberikan pada pengaturan tekanan ban dan perencanaan pengisian daya di SPKLU. Selain itu, pengendara juga diimbau menyiapkan kontak darurat seperti layanan derek resmi atau agen pemegang merek.
Saat berkendara, masyarakat diminta menjaga kecepatan secara stabil, menghindari akselerasi agresif, serta lebih waspada terhadap pengguna jalan lain seperti pejalan kaki dan pesepeda. Pengemudi kendaraan listrik juga disarankan memahami sistem regenerative braking untuk mendukung efisiensi berkendara.
Bridgestone turut menekankan pentingnya istirahat berkala untuk mencegah kelelahan atau microsleep dengan menerapkan aturan istirahat setiap dua jam atau 200 kilometer perjalanan. Jika mengantuk, tidur singkat sekitar 15 menit dinilai efektif untuk memulihkan konsentrasi.
Dalam kondisi darurat seperti ban bocor atau kendaraan mogok, pengemudi diimbau untuk menepi dengan aman, menyalakan lampu hazard, dan memasang segitiga pengaman. Untuk kendaraan listrik, penggunaan derek gendong direkomendasikan guna menghindari kerusakan sistem kendaraan.
Bridgestone Indonesia menegaskan bahwa keselamatan berkendara merupakan hasil kombinasi antara kondisi kendaraan yang prima dan perilaku pengemudi yang bertanggung jawab. Masyarakat juga disarankan melakukan pemeriksaan ban di Toko Model (TOMO) Bridgestone atau bengkel terpercaya sebelum melakukan perjalanan.(AME)
Editor : Amelia Beatrix