Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hingga April Perbankan di Sulut sudah Salurkan Kredit 57,77 Triliun, OJK Ingatkan soal NPL

Ayurahmi Rais • Jumat, 26 Juni 2026 | 08:42 WIB

 

Media Update Triwulan II 2026 bersama OJK SulutGo.
Media Update Triwulan II 2026 bersama OJK SulutGo.

 


MANADOPOST.ID— Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Utara  (Sulut) menunjukkan kinerja positif. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, hingga April 2026, total kredit yang disalurkan mencapai Rp57,77 triliun atau tumbuh 6,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (selengkapnya lihat grafis,red).

Pertumbuhan ini menjadi indikator fungsi intermediasi perbankan masih berjalan baik dalam mendukung aktivitas ekonomi di daerah, meski di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar, menjelaskan, pertumbuhan kredit di Sulut ditopang oleh sejumlah sektor ekonomi yang menjadi tujuan utama pembiayaan perbankan. Diantaranya, kredit rumah tangga, bukan lapangan usaha lainnya, pertambangan dan penggalian, pertanian, kehutanan dan perikanan, serta aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha.

Hal ini membuktikan jika pembiayaan perbankan masih tersebar pada sektor-sektor yang berperan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, baik untuk konsumsi maupun kegiatan usaha produktif.

Meski demikian, Sianipar mengingatkan, agar pertumbuhan kredit harus diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik. Sebab, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perbankan di Sulut mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Meskipun secara umum tingkat NPL masih berada pada level yang aman dan di bawah ambang batas yang menjadi acuan industri perbankan tapi perlu diwaspadai.

“Angka 2,93 persen itu masih relatif di bawah batas yang sering kita jadikan acuan, yaitu di bawah 5 persen. Namun demikian, kita perlu memperhatikan trennya. Karena ini trennya mengalami peningkatan,” tegasnya usai kegiatan Media Update Triwulan II di Manado, Kamis (25/6).

Ia menekankan, peningkatan NPL memang belum mengganggu stabilitas industri perbankan. Namun perbankan perlu lebih cermat dalam mengelola portofolio kredit, terutama di tengah dinamika ekonomi yang masih berlangsung.  Ia mengimbau agar setiap lembaga jasa keuangan benar-benar memahami kondisi debitur sebelum menyalurkan pembiayaan maupun dalam melakukan pengawasan terhadap kredit yang telah berjalan.

“Kami menghimbau kepada para pelaku jasa keuangan untuk benar-benar memahami kondisi debiturnya di tengah situasi ekonomi saat ini dan memperhatikan kemampuan dari masing-masing debiturnya serta mempersiapkan upaya-upaya yang lazim ditempuh di tengah situasi ini,” imbaunya,

sembari  menambahkan, langkah identifikasi dini terhadap debitur yang masih memiliki prospek usaha perlu terus dilakukan. Dengan demikian, perbankan dapat mengambil langkah mitigasi yang tepat dan mencegah kredit berkembang menjadi bermasalah.

Meski demikian, OJK tetap optimistis pertumbuhan kredit perbankan Sulut akan tetap terjaga hingga akhir tahun seiring aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Namun, pertumbuhan tersebut harus dibarengi dengan penerapan prinsip kehati-hatian agar kualitas kredit tetap sehat dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. 

 

 

Kinerja Perbankan di Sulut hingga April 2026.

*DANA PIHAK KETIGA (DPK)
Maret 2026: Rp35,394 triliun
April 2026: Rp35,557 triliun
Naik: Rp163 miliar
Pertumbuhan mtm: 0,46%
Pertumbuhan yoy: 8,01%

*KREDIT
Maret 2026: Rp57,197 triliun
April 2026: Rp57,774 triliun
Naik: Rp577 miliar
Pertumbuhan mtm: 1,01%
Pertumbuhan yoy: 6,97%

*ASET
Maret 2026: Rp107,791 triliun
April 2026: Rp108,638 triliun
Naik: Rp847 miliar
Pertumbuhan mtm: 0,79%
Pertumbuhan yoy: 6,97%

*LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR)
Maret 2026: 161,60%
April 2026: 162,48%
Naik: 0,88 poin persentase

*NON PERFORMING LOAN (NPL) GROSS
Maret 2026: 2,92%
April 2026: 2,93%
Naik: 0,01 poin persentase

Sumber: OJK SulutGo, Diolah Manado Post, Kamis (24/6/2026).

Editor : Ayurahmi Rais
#Kredit Perbankan di Sulut #Media Update OJK SulutGo 2026 #OJK #npl #Perbankan