MANADOPOST.ID— Dalam rangka mendukung Kinerja PLN, memperkuat Capaian PLN, serta menjaga Prestasi PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi melaksanakan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, S.H., M.Hum., di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola perusahaan, pendampingan hukum, serta pengamanan aset ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari objek vital nasional.
“PLN UIP3B Sulawesi terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan stakeholder strategis, termasuk Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, mendukung pengamanan aset, serta memastikan operasional infrastruktur ketenagalistrikan berjalan aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Fermi.
Lebih lanjut, Fermi menegaskan bahwa upaya memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum merupakan bagian dari langkah PLN dalam menjaga kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat. Melalui dukungan dan pendampingan yang baik, PLN dapat terus meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko hukum, memperkuat kepastian dalam pelaksanaan program strategis, serta mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis operasional, tetapi juga oleh kuatnya dukungan kelembagaan dalam memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Hal ini menjadi penting mengingat infrastruktur ketenagalistrikan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan.
Fermi juga menambahkan bahwa PLN UIP3B Sulawesi terus mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari mitigasi risiko dalam pengelolaan aset dan operasional sistem transmisi. Dengan dukungan stakeholder strategis, PLN optimistis dapat terus menjaga keberlanjutan pasokan listrik serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, S.H., M.Hum., menyambut baik audiensi dan sinergi yang terus dibangun bersama PLN. Ia menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan siap mendukung penguatan koordinasi kelembagaan, khususnya dalam aspek pendampingan hukum dan upaya menjaga kelancaran program strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mendukung kolaborasi yang konstruktif bersama PLN, terutama dalam memastikan setiap langkah strategis dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang berkelanjutan,” ujar Sila.
Audiensi ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin antara PLN dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Melalui hubungan yang harmonis dan koordinasi yang berkesinambungan, PLN berharap berbagai program strategis ketenagalistrikan dapat berjalan semakin optimal, khususnya dalam mendukung keandalan sistem penyaluran tenaga listrik di wilayah kerja PLN UIP3B Sulawesi.
Melalui audiensi ini, PLN berharap kolaborasi yang telah terjalin bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung penyediaan tenaga listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
PLN UIP3B Sulawesi juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi aktif dengan seluruh stakeholder strategis, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasional sistem kelistrikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Editor : Ayurahmi Rais