MANADOPOST.ID — Sebagai bagian dari penguatan kinerja PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi terus memperkuat sinergi pengamanan objek vital ketenagalistrikan bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Sulawesi Barat. Penguatan tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Pamobvit Polda Sulbar ke Gardu Induk Mamuju dan Kantor ULTG Mamuju guna memastikan kesiapan pengamanan aset strategis PLN yang berperan penting dalam mendukung pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi rangkaian lanjutan dari koordinasi penguatan pengamanan objek vital ketenagalistrikan antara PLN UIP3B Sulawesi dan Polda Sulawesi Barat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui kunjungan lapangan ini, koordinasi yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada pembahasan strategis, tetapi juga ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung terhadap kondisi aset, sarana pengamanan, serta lingkungan operasional ketenagalistrikan.
Dalam kunjungan tersebut, tim Pamobvit Polda Sulbar melakukan koordinasi dan diskusi bersama PLN ULTG Mamuju terkait kondisi pengamanan di area Gardu Induk dan kantor operasional. Pembahasan mencakup pemetaan potensi risiko keamanan, kesiapan sarana pendukung, mekanisme koordinasi apabila terjadi gangguan, serta langkah-langkah antisipatif untuk menjaga keberlangsungan operasional fasilitas ketenagalistrikan.
Selain koordinasi, tim Pamobvit Polda Sulbar juga melakukan peninjauan langsung ke area Gardu Induk Mamuju, ruang peralatan, serta lingkungan sekitar fasilitas kelistrikan. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pengamanan, penerapan aspek keselamatan, serta kondisi sarana pendukung yang berperan penting dalam menjaga operasional infrastruktur penyaluran tenaga listrik.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa pengamanan objek vital ketenagalistrikan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keandalan layanan PLN kepada masyarakat. Menurutnya, kinerja PLN dalam menyediakan listrik yang andal tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis sistem kelistrikan, tetapi juga oleh perlindungan terhadap aset strategis yang menjadi tulang punggung penyaluran tenaga listrik.
“Gardu Induk dan fasilitas ULTG memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Karena itu, sinergi dengan Pamobvit Polda Sulawesi Barat menjadi langkah penting untuk memastikan aset dan kegiatan operasional PLN dapat berjalan dalam kondisi aman, terkendali, dan berkelanjutan,” ujar Fermi.
Fermi menambahkan, kunjungan lapangan ini menjadi bentuk nyata penguatan koordinasi antara PLN dan kepolisian dalam memitigasi berbagai potensi gangguan keamanan. Dengan adanya peninjauan langsung, pola pengamanan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan sehingga respons terhadap potensi risiko dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.
“Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kinerja terbaik PLN, kami terus memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Dukungan Pamobvit Polda Sulbar sangat penting dalam memastikan objek vital ketenagalistrikan terlindungi dengan baik, sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat tetap aman dan andal,” tambahnya.
Sementara itu, AKP Sukariyono selaku Kabagminops Bagbinops Ditpamobvit Polda Sulbar menyampaikan bahwa kunjungan ke Gardu Induk Mamuju dan Kantor ULTG Mamuju merupakan bagian dari upaya Ditpamobvit Polda Sulbar dalam memastikan kesiapan pengamanan objek vital ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Barat.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk melihat secara langsung kondisi objek vital, pola pengamanan yang telah berjalan, serta potensi risiko yang perlu diantisipasi bersama. Dengan koordinasi yang baik antara Pamobvit Polda Sulbar dan PLN, kami berharap pengamanan fasilitas ketenagalistrikan dapat semakin optimal,” ujar Sukariyono.
Ia menambahkan, keberadaan gardu induk dan fasilitas operasional PLN memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan listrik kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengamanan perlu dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan terkoordinasi agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
“Kami siap mendukung PLN dalam menjaga keamanan objek vital ketenagalistrikan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan di lapangan, sehingga operasional kelistrikan tetap berjalan aman, kondusif, dan mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Sulawesi berharap komunikasi dan kerja sama dengan Pamobvit Polda Sulbar semakin solid, khususnya dalam menjaga keamanan Objek Vital Nasional sektor ketenagalistrikan. Sinergi tersebut menjadi komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan aset strategis, meminimalkan risiko gangguan keamanan, serta mendukung keberlanjutan operasional sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Barat.
PLN UIP3B Sulawesi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pamobvit Polda Sulbar dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya PLN menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat capaian PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Editor : Ayurahmi Rais