Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

PLN UIP3B Sulawesi Tingkatkan Kompetensi Pegawai, Saatnya Bekerja untuk Iklim Melalui Pengelolaan Limbah B3

Ayurahmi Rais • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:42 WIB
Pegawai PLN melaksanakan praktik penanganan tumpahan Limbah B3 dalam rangkaian simulasi tanggap darurat di lingkungan PLN UIP3B Sulawesi. Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Sulawesi memperkuat budaya K3, kepedulian terhadap lingkungan, serta implementasi prinsip ESG dalam operasional ketenagalistrikan.
Pegawai PLN melaksanakan praktik penanganan tumpahan Limbah B3 dalam rangkaian simulasi tanggap darurat di lingkungan PLN UIP3B Sulawesi. Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Sulawesi memperkuat budaya K3, kepedulian terhadap lingkungan, serta implementasi prinsip ESG dalam operasional ketenagalistrikan.

 

 

MANADOPOST.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi terus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang aman dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara gabungan di Aula PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sistem Makassar.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (30/6) ini diselenggarakan oleh PLN UIP3B Sulawesi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, PLN berupaya memperkuat kompetensi pegawai sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat yang berkaitan dengan pengelolaan Limbah B3 secara cepat, tepat, dan aman.

 

Pelatihan ini sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema global “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future” dan tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Semangat tersebut menjadi pengingat bersama bahwa upaya menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan melalui aksi penghijauan, tetapi juga melalui tata kelola limbah, kesiapsiagaan, serta penerapan standar keselamatan dan lingkungan dalam setiap proses kerja.

 

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa pengelolaan Limbah B3 merupakan aspek penting dalam mendukung operasional ketenagalistrikan yang aman, andal, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Menurutnya, kesiapsiagaan pegawai dalam menangani potensi keadaan darurat menjadi bagian dari budaya kerja yang harus terus diperkuat.

“PLN UIP3B Sulawesi tidak hanya berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai prinsip keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Melalui pelatihan dan simulasi tanggap darurat Limbah B3 ini, kami ingin memastikan pegawai memiliki pemahaman, keterampilan, dan kesiapan dalam menangani potensi risiko secara cepat, tepat, dan aman,” ujar Fermi.

 

Ia menambahkan, penguatan kompetensi terkait Limbah B3 menjadi salah satu langkah nyata PLN dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan dan keselamatan kerja.

“Semangat ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ juga kami maknai sebagai dorongan untuk bekerja lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tata kelola Limbah B3 yang baik, disiplin penggunaan alat pelindung diri, serta kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan,” tambahnya.

 

Kegiatan ini menghadirkan Drs. Iyan Suwargana, M.Si., Widyaiswara Ahli Madya pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting pengelolaan Limbah B3, mulai dari identifikasi karakteristik limbah, potensi risiko terhadap keselamatan kerja dan lingkungan, tata cara penyimpanan yang sesuai ketentuan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga prosedur penanganan keadaan darurat apabila terjadi tumpahan Limbah B3.

 

Selain menerima materi, peserta juga mengikuti simulasi tanggap darurat sebagai bentuk praktik lapangan dalam menghadapi potensi insiden Limbah B3. Simulasi ini bertujuan membangun pemahaman teknis sekaligus memastikan setiap peserta mampu memahami alur koordinasi, langkah pengamanan area, penggunaan APD, serta prosedur penanganan awal secara tepat.

 

Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Sulawesi berharap kompetensi dan kesadaran pegawai terhadap pengelolaan Limbah B3 semakin meningkat. Dengan pemahaman yang baik, potensi risiko terhadap lingkungan dan keselamatan kerja dapat diminimalkan, sehingga operasional ketenagalistrikan dapat terus berjalan secara andal, aman, dan berkelanjutan.

 

PLN UIP3B Sulawesi berkomitmen untuk terus menyelaraskan keandalan energi dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui penguatan budaya K3, tata kelola limbah yang sesuai ketentuan, serta pelaksanaan program-program berwawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Editor : Ayurahmi Rais
#PLN UIP3B Sulawesi Siaga Kelistrikan #budaya k3 #PLN