Berdayakan 95 Perempuan Pesisir, PLN UPT Kendari Perkuat Program Permata Talia Kelola Sampah Laut

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 09:04 WIB
Berdayakan 95 Perempuan Pesisir, PLN UPT Kendari Perkuat Program Permata Talia Kelola Sampah Laut
Berdayakan 95 Perempuan Pesisir, PLN UPT Kendari Perkuat Program Permata Talia Kelola Sampah Laut

 

 

MANADOPOST.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kendari menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus meluncurkan Program Permata Talia 2026 di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.

Permata Talia, yang merupakan akronim dari Perempuan Mandiri Tanggap Aksi Pesisir Talia Kendari, melibatkan 95 perempuan pesisir dalam kegiatan pengumpulan dan pengelolaan sampah laut. Selain menjaga kebersihan lingkungan pesisir, program ini memberikan peluang bagi para anggotanya untuk memperoleh penghasilan tambahan dari sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Bantuan yang diberikan meliputi perahu pengangkut sampah, motor angkut roda tiga, tong sampah, gerobak sorong, sapu, timbangan, serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya. Dukungan tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala sarana pengangkut yang sebelumnya mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan kapasitas pengumpulan sampah sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir Talia.

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, mengatakan Program Permata Talia menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah laut, tetapi juga menempatkan perempuan sebagai penggerak utama perubahan di lingkungannya. Kami berharap dukungan ini dapat memperkuat produktivitas kelompok sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga para anggota,” ujar Fermi.

Fermi menjelaskan, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan kelompok serta kondisi geografis Kelurahan Talia sebagai wilayah pesisir. Keberadaan sarana pengangkut berkapasitas lebih besar diharapkan membuat proses pengumpulan dan pemindahan sampah menjadi semakin efektif.
“Dengan dukungan perahu dan motor angkut roda tiga, para anggota dapat menjangkau area pengumpulan yang lebih luas serta mengangkut sampah dalam jumlah lebih banyak. Kami berharap seluruh fasilitas ini dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk menjaga kebersihan pesisir Talia,” tambah Fermi.

Setelah memperoleh dukungan TJSL PLN, volume sampah yang berhasil dikumpulkan kelompok mencapai sekitar 3,5 ton per bulan atau rata-rata 116 kilogram per hari. Dengan melibatkan 95 perempuan pesisir, kontribusi rata-rata setiap anggota setara dengan sekitar 36,8 kilogram per bulan atau 1,2 kilogram per hari. Capaian tersebut ditargetkan terus meningkat seiring dengan optimalisasi penggunaan sarana pengangkut dan perlengkapan pengelolaan sampah yang diberikan PLN.

Lurah Talia, Muhammad Faizal Mondoali, mengapresiasi dukungan PLN terhadap upaya masyarakat dalam menangani persoalan sampah di wilayah pesisir. Menurutnya, keberadaan Permata Talia dapat memperkuat keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan, dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung peningkatan ekonomi keluarga.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini sangat membantu masyarakat dalam mengatasi keterbatasan sarana pengangkutan sampah dan semakin memotivasi para perempuan pesisir untuk menjaga kebersihan lingkungan Talia,” ungkap Faizal.

Ketua Bank Sampah, Nurmin, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan memudahkan anggota dalam mengumpulkan dan mengangkut sampah dari kawasan pesisir menuju lokasi pemilahan.
“Selama ini keterbatasan alat angkut menjadi salah satu kendala kami. Dengan bantuan dari PLN, pekerjaan anggota menjadi lebih ringan dan sampah yang dikumpulkan dapat lebih banyak. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberikan tambahan penghasilan bagi anggota,” tutur Nurmin.

Selain penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan turut diisi dengan peninjauan Kebun Organik Permata Talia sebagai bagian dari upaya mengembangkan kegiatan produktif berbasis lingkungan. Melalui program ini, PLN mendorong terbentuknya ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, lingkungan pesisir yang lebih bersih, serta perempuan pesisir yang semakin mandiri dan berdaya.

Editor : Ayurahmi Rais
Permata Talia PLN UIP3B Sulawesi PLN Sampah Laut