Bank SulutGo Perkuat Pengembangan Ekonomi Daerah, Salurkan KUR Bohusami di Rakorwil TPAKD SulutGo 2026

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:55 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyalurkan secara simbolik KUR Bohusami di Rakorwil TPAKD SulutGo 2026, Rabu (27/7)
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyalurkan secara simbolik KUR Bohusami di Rakorwil TPAKD SulutGo 2026, Rabu (27/7)

 

 

MANADOPOST.ID—PT Bank Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui perluasan akses keuangan yang inklusif. 

Komitmen tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Tahun 2026 yang menjadi forum strategis memperkuat sinergi pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Sulawesi.

Pada kesempatan tersebut, Bank SulutGo melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Potensi Ekonomi Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi sektor-sektor unggulan di wilayah kepulauan melalui dukungan pembiayaan dan layanan perbankan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Selain penandatanganan kerja sama, Bank SulutGo juga menyerahkan secara simbolis pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami kepada pelaku usaha sektor produktif sebagai bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan inklusi keuangan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Penyaluran KUR Bohusami melalui skema Ba'Ternak di BSG Cabang Limboto diberikan kepada Jufri Karim dan Hasanudin Husain masing-masing sebesar Rp75 juta, Syaiful Arsyad sebesar Rp195 juta, serta Fitri Katili sebesar Rp500 juta. Sementara itu, melalui skema Ba'Soma di BSG Cabang Bitung, pembiayaan sebesar Rp30 juta disalurkan kepada Jolly Tamputi.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah mengatakan kolaborasi antara Bank SulutGo, pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam memperluas akses layanan keuangan hingga menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, program KUR Bohusami dirancang untuk memperkuat sektor-sektor produktif, khususnya peternakan dan perikanan, sehingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki akses pembiayaan yang lebih mudah untuk mengembangkan usahanya.

"Dukungan pembiayaan melalui KUR Bohusami dirancang khusus untuk menyasar berbagai sektor produktif seperti peternakan dan perikanan agar UMKM dapat naik kelas dan menjadi penopang utama ekonomi daerah," ujar Revino.

Melalui Rakorwil TPAKD SulutGo 2026, Bank SulutGo berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan terus diperkuat dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan."

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dan Gorontalo yang semakin kuat dan berdaya saing," kuncinya. (ayu)

Editor : Ayurahmi Rais
TPKAD SulutGo KUR Bohusami BSG Rakorwil TPKAD SulutGo Bank SulutGo