Menperin Soroti Dua Teknologi Masa Depan Toyota di GIIAS 2026: Hybrid EV dan Bioetanol E100

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 00:09 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau teknologi Toyota Veloz Hybrid EV saat mengunjungi booth Toyota di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7).
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau teknologi Toyota Veloz Hybrid EV saat mengunjungi booth Toyota di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7).

MANADOPOST.ID - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau berbagai inovasi kendaraan rendah emisi Toyota saat mengunjungi booth Toyota usai membuka GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (30/7). Kunjungan tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan teknologi otomotif ramah lingkungan yang menjadi bagian dari transformasi industri kendaraan nasional.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita melihat langsung Toyota Fortuner Flexy Fuel Bioethanol E100 Concept di booth Toyota, GIIAS 2026.

Dalam kunjungan itu, Agus didampingi sejumlah pimpinan industri otomotif, termasuk Presiden Komisaris PT Astra International Tbk. Prijono Sugiarto, jajaran PT Toyota-Astra Motor (TAM), serta PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Ia menyimak penjelasan mengenai teknologi Toyota Veloz Hybrid EV cut body yang memperlihatkan sistem elektrifikasi hybrid beserta komponen utamanya.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita melihat langsung Toyota Fortuner Flexy Fuel Bioethanol E100 Concept di booth Toyota, GIIAS 2026.
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita melihat langsung Toyota Fortuner Flexy Fuel Bioethanol E100 Concept di booth Toyota, GIIAS 2026.

Selain itu, Menperin juga meninjau Toyota Fortuner Flexy Fuel Bioethanol E100 Concept. Kendaraan tersebut merupakan bagian dari strategi Multipathway Toyota yang mengembangkan beragam teknologi rendah emisi, termasuk pemanfaatan bahan bakar alternatif berbasis bioetanol. Fortuner konsep tersebut menggunakan mesin berteknologi E100 yang mampu beroperasi dengan etanol 100 persen sebagai upaya mendukung pengurangan emisi karbon.

Toyota menilai pendekatan multipathway memungkinkan pengembangan berbagai solusi mobilitas yang disesuaikan dengan karakteristik sumber energi di masing-masing negara. Kehadiran teknologi hybrid dan flexy-fuel di GIIAS 2026 sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi menuju industri otomotif yang lebih berkelanjutan di Indonesia.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
GIIAS 2026 Fortuner Flexy Fuel Bioethanol Veloz Hybrid EV Menperin Agus Gumiwang