Survei Populix : Empat dari 10 Perempuan Muslim Belum Pernah Gunakan Produk Keuangan Syariah

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:22 WIB
Alasan Memilih Produk Keuangan Syariah
Alasan Memilih Produk Keuangan Syariah

MANADOPOST.ID – Tingkat adopsi produk keuangan syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Survei terbaru Populix terhadap 1.100 perempuan muslim di seluruh Indonesia menunjukkan 37 persen responden belum pernah menggunakan satu pun produk keuangan syariah. Hambatan terbesar bukan berasal dari minat, melainkan rendahnya pemahaman mengenai cara kerja produk tersebut.

Berdasarkan hasil survei, 57% responden yang belum menggunakan layanan keuangan syariah mengaku belum memahami mekanisme produknya. Selain itu, 26% menilai edukasi dan informasi masih terbatas, 24% menganggap akses layanan belum mudah, sementara 16% mengaku istilah dalam produk syariah sulit dipahami.

Senior Research Director Populix, Indah Tanip, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap keuangan syariah mulai tumbuh, namun pemahaman mengenai manfaat dan cara kerja produk masih menjadi pekerjaan rumah bagi industri.

Studi ini menyoroti perempuan karena memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan keluarga. Sebanyak 43% responden menjadi pengambil keputusan utama dalam rumah tangga, sedangkan 44% lainnya berperan aktif mengatur keuangan keluarga.

INFOGRAFIS

Hambatan Adopsi Keuangan Syariah

Meski demikian, minat masyarakat sebenarnya cukup tinggi. Sekitar 50% responden mengaku ketertarikannya terhadap produk keuangan syariah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan sembilan dari sepuluh responden mengenal setidaknya satu produk syariah.

Produk yang paling dikenal adalah tabungan syariah (63%), diikuti pegadaian syariah/rahn (35%), fintech atau e-wallet syariah (32%), reksa dana syariah (29%), dan deposito syariah (23%). Namun, tingkat penggunaan jauh lebih rendah. Hanya 32% responden yang menggunakan tabungan syariah, sementara pengguna reksa dana syariah hanya 10%, pegadaian syariah 9%, dan fintech syariah 26%.

INFOGRAFIS

Dari Kenal ke Menggunakan

Populix mencatat sekitar 24% konsumen gugur dari tahap pengenalan menuju penggunaan produk. Padahal hampir separuh pengguna mengaku memiliki pengalaman positif.

Dari sisi motivasi, 54% pengguna memilih layanan syariah untuk menghindari riba dan memastikan transaksi halal. Sebanyak 36% mengaku menggunakan produk syariah karena percaya pada lembaga penyedianya. Persepsi terhadap layanan juga positif, dengan 70% responden menilai layanan syariah lebih tepercaya, 69% lebih aman, dan 68% lebih transparan dibandingkan layanan konvensional.

Ke depan, peluang pertumbuhan masih terbuka. Sebanyak 51% responden berminat menambah penggunaan produk keuangan syariah dalam enam bulan mendatang. Namun, 64% di antaranya memilih menjadikan produk syariah sebagai pelengkap layanan keuangan yang sudah dimiliki, sementara hanya sekitar 30% yang berencana beralih sepenuhnya dari layanan konvensional.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
Survei Populix keuangan syariah