BYD Perkuat Layanan Purna Jual, Bidik Kepercayaan Konsumen Kendaraan Hybrid dan Listrik

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 21:27 WIB
BYD Media Tech Talk
BYD Media Tech Talk

MANADOPOST.ID — Persaingan kendaraan energi baru di Indonesia kini bergeser dari sekadar adu teknologi menuju kualitas pengalaman kepemilikan. Menangkap perubahan itu, PT BYD Motor Indonesia memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat strategi layanan purna jual melalui tema "Own with Confidence", yang menempatkan efisiensi biaya kepemilikan dan dukungan layanan sebagai nilai jual utama.

Dalam sesi BYD Technology Talks, perusahaan memperkenalkan pengembangan ekosistem teknologi Dual Mode (DM) yang mengintegrasikan inovasi kendaraan hybrid dengan jaringan layanan purna jual, garansi jangka panjang, serta dukungan teknisi bersertifikat. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BYD untuk memperkuat loyalitas pelanggan di tengah meningkatnya adopsi kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan pengalaman memiliki kendaraan tidak berhenti saat konsumen menerima mobil, melainkan berlanjut sepanjang masa penggunaan. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan ekosistem layanan yang mampu memberikan rasa aman sekaligus menjaga nilai investasi pelanggan dalam jangka panjang.

Salah satu keunggulan yang diangkat BYD adalah efisiensi biaya operasional kendaraan berbasis teknologi DM. Berdasarkan simulasi perusahaan, BYD M6 DM mampu memangkas biaya perawatan hingga sekitar 30 persen dibanding kendaraan konvensional di kelas yang sama selama tiga tahun penggunaan. Efisiensi tersebut didukung mesin hybrid 1,5 liter dengan efisiensi termal mencapai 46,06 persen, Electric Hybrid System (EHS), serta Blade Battery yang bekerja secara terintegrasi untuk mengoptimalkan konsumsi energi tanpa mengorbankan performa.

Teknologi tersebut juga memungkinkan kendaraan beroperasi menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama pada sebagian besar perjalanan perkotaan, sementara mesin bensin aktif saat diperlukan untuk memperpanjang jarak tempuh. Pendekatan itu membuat interval servis menjadi lebih panjang, yakni satu kali setiap 20.000 kilometer atau setahun sekali setelah servis awal, sehingga total biaya kepemilikan menjadi lebih kompetitif.

Di sisi layanan, BYD menawarkan garansi kendaraan hingga enam tahun atau 150.000 kilometer, serta garansi baterai tegangan tinggi dan motor listrik hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer. Pengalaman kepemilikan juga didukung pembaruan perangkat lunak melalui Over-the-Air (OTA), layanan Roadside Assistance 24 jam dengan jangkauan hingga 50 kilometer menuju dealer terdekat, serta call center bebas pulsa.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan perusahaan ingin memastikan pelanggan memperoleh dukungan yang mudah diakses sejak proses pembelian hingga penggunaan kendaraan dalam jangka panjang. Untuk memperkuat komitmen tersebut, BYD kini telah memiliki lebih dari 100 jaringan dealer di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperluas akses layanan bagi pengguna kendaraan listrik maupun hybrid di seluruh Tanah Air.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
GIIAS 2026 BYD Motor Indonesia