MANADOPOST.ID – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengawali semester kedua 2026 dengan catatan positif. Penjualan ritel Daihatsu pada Juli 2026 mencapai 12.750 unit, meningkat 13,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 11.220 unit. Kinerja tersebut juga menunjukkan tren yang stabil dibandingkan pencapaian pada Juni 2026.
Secara kumulatif, penjualan ritel Daihatsu selama Januari hingga Juli 2026 mencapai 84.959 unit, atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 77.936 unit. Hasil tersebut mencerminkan permintaan pasar yang tetap terjaga di tengah persaingan industri otomotif nasional.
Kontributor terbesar penjualan Daihatsu masih berasal dari lini kendaraan niaga Gran Max. Sepanjang Juli 2026, Gran Max Pick Up membukukan penjualan 4.467 unit atau naik 15,4 persen dibandingkan Juli tahun lalu. Sementara Gran Max Mini Bus mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dengan penjualan 2.182 unit, melonjak 60,8 persen secara tahunan.
Di segmen kendaraan penumpang, sejumlah model juga menunjukkan performa positif. Sigra terjual 2.896 unit atau naik 2,6 persen, Ayla mencapai 940 unit dengan pertumbuhan 3,6 persen, sedangkan Xenia membukukan kenaikan 12 persen menjadi 515 unit.
Secara akumulatif sepanjang Januari–Juli 2026, tiga model menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu. Gran Max Pick Up menyumbang 29.099 unit atau sekitar 34 persen dari total penjualan, disusul Sigra sebanyak 19.427 unit (23 persen), serta Gran Max Mini Bus sebanyak 14.698 unit (17 persen). Sementara kontribusi sisanya berasal dari Terios, Xenia, Ayla, Rocky, Luxio, dan Sirion dengan total 21.735 unit.
Marketing Director dan Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap produk Daihatsu. Menurutnya, perusahaan akan terus menghadirkan kendaraan yang sesuai kebutuhan konsumen, didukung jaringan penjualan dan layanan purnajual yang luas untuk memudahkan pelanggan di seluruh Indonesia.
Daihatsu optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut pada paruh kedua 2026 seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha, sekaligus memperkuat posisi merek di pasar otomotif nasional.(AME)
Editor : Amelia Beatrix