Bright Gas Jadi Alternatif Bahan Bakar Pompa Irigasi Petani Sidrap

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:04 WIB
Pertamina mendorong petani Sidrap menggunakan Bright Gas 5,5 untuk Pompanisasi..
Pertamina mendorong petani Sidrap menggunakan Bright Gas 5,5 untuk Pompanisasi..

 

 

MANADOPOST.ID— Bright Gas 5,5 kg mulai digunakan sebagai alternatif bahan bakar mesin pompa air irigasi oleh petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Penggunaan ini menjadi salah satu solusi energi bagi petani untuk menjaga ketersediaan air di lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.

Program tersebut mulai diterapkan pada Selasa (4/8) di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Wattang Sidenreng, melalui kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, dan Agen NPSO PT Gasmita.

Pada tahap awal, sebanyak 25 tabung Bright Gas 5,5 kg digunakan oleh 25 petani untuk kebutuhan operasional pompa irigasi. Tabung tersebut disediakan melalui skema peminjaman dari agen. Selain itu, diberikan potongan harga Rp15.000 per tabung untuk 100 tabung pada tahap awal pelaksanaan program.

Penggunaan Bright Gas untuk pompa irigasi diharapkan dapat memberikan alternatif energi bagi petani ketika kebutuhan pengairan meningkat akibat berkurangnya ketersediaan air. Pemanfaatan LPG nonsubsidi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya, sehingga LPG 3 kg bersubsidi dapat lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penggunaan Bright Gas untuk sektor pertanian dikembangkan berdasarkan kebutuhan energi petani di lapangan.

“Melalui program ini kami ingin menghadirkan solusi energi yang dapat dimanfaatkan petani untuk mendukung operasional pompa air irigasi, terutama saat menghadapi musim kemarau. Kami berharap penggunaan Bright Gas di sektor pertanian dapat terus diperluas sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya,” ujar Lilik.

Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif,  menyambut program tersebut karena dapat membantu petani yang menghadapi dampak musim kemarau. Ketersediaan energi untuk mengoperasikan pompa irigasi dinilai penting untuk menjaga aktivitas pertanian dan mengurangi risiko gagal panen.

Program penggunaan Bright Gas untuk pompa irigasi selanjutnya akan diperluas ke kelompok tani lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Pertamina bersama pemerintah daerah juga akan melakukan koordinasi agar pemanfaatan Bright Gas sebagai bahan bakar pompa irigasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

 

Selain sektor pertanian, Pertamina akan menjalankan program trade in Bright Gas bagi ASN Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan LPG nonsubsidi sesuai segmentasi sekaligus mendukung penyaluran LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengembangkan pemanfaatan energi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di wilayah Sulawesi.

 

Editor : Ayurahmi Rais
Bright Gas 5 5 Kg Petani Siidrap bahan Bakar Pompa Irigasi Petani Sidrap Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi