MANADOPOST.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat dukungannya terhadap transformasi digital pemerintah daerah. Kali ini, BNI berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bitung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung untuk menghadirkan kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menggunakan QRIS melalui wondr by BNI.
Mengusung semangat “Bayar PBB Kota Bitung Makin Mudah dengan QRIS wondr by BNI”, layanan ini memberikan alternatif pembayaran yang praktis bagi masyarakat. Wajib pajak dapat melakukan pembayaran secara digital tanpa perlu mengantre di loket pembayaran, sehingga transaksi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien.
Peluncuran layanan dilakukan oleh Kepala Bapenda Kota Bitung Theo Rorong dalam rangkaian High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Bitung, yang dirangkaikan dengan Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Regional Area Head BNI Wilayah 11 Jodhy Aditya Wardana, unsur pimpinan BNI Bitung, serta jajaran Pemerintah Kota Bitung.
Perkuat Ekosistem Penerimaan Daerah
Regional CEO BNI Wilayah 11 Didi Suprijanto mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen BNI untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi pelayanan publik, khususnya pada sistem penerimaan daerah.
“BNI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem transaksi yang semakin modern dan terintegrasi. Kehadiran pembayaran PBB melalui QRIS wondr by BNI kami harapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih mudah dan praktis bagi masyarakat, sekaligus mendukung Pemerintah Kota Bitung dalam meningkatkan efektivitas dan optimalisasi penerimaan daerah,” ujar Didi.
Menurut Didi, transformasi digital dalam pembayaran pajak tidak hanya berkaitan dengan perubahan kanal transaksi. Digitalisasi juga memiliki peran strategis dalam mendorong tata kelola penerimaan daerah yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
“Transformasi digital akan memberikan manfaat yang semakin besar ketika kemudahan bagi masyarakat berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola pemerintah. Melalui sinergi ini, kami berharap dapat berkontribusi terhadap optimalisasi PAD sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Bitung,” lanjut Didi.
Bayar Pajak Lebih Praktis
Melalui layanan tersebut, masyarakat Kota Bitung kini memiliki pilihan pembayaran PBB secara digital menggunakan QRIS. Wajib pajak juga dapat memperoleh informasi tagihan SPT secara daring sebelum melakukan pembayaran.
Selain PBB, informasi layanan pajak daerah yang tersedia juga mencakup Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta pajak Non-PBB, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi kewajiban perpajakannya.
Regional Area Head BNI Wilayah 11 Jodhy Aditya Wardana menyampaikan bahwa implementasi tersebut merupakan bentuk konkret dukungan BNI terhadap agenda digitalisasi Pemerintah Kota Bitung.
“Dengan QRIS wondr by BNI, proses pembayaran PBB menjadi semakin sederhana. Masyarakat tidak lagi terbatas pada proses pembayaran secara konvensional, tetapi memiliki alternatif transaksi digital yang praktis dan dapat diakses dari mana saja. Ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan solusi yang memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat,” ujar Jodhy.
Jodhy menambahkan, BNI siap terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bitung dan Bapenda untuk memastikan implementasi layanan berjalan optimal sekaligus membuka peluang pengembangan ekosistem transaksi digital yang lebih luas.
Dorong Optimalisasi PAD Kota Bitung
Peluncuran pembayaran PBB melalui QRIS wondr by BNI dalam rangkaian HLM TP2DD memiliki arti strategis dalam mendukung agenda percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
Pemanfaatan kanal pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, memperluas akses pembayaran, serta mendukung Pemerintah Kota Bitung dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah.
Kolaborasi ini juga mempertegas peran BNI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta perluasan transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
Ke depan, BNI akan terus mengoptimalkan kapabilitas digital dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bitung untuk menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui semangat kolaborasi tersebut, BNI optimistis digitalisasi penerimaan daerah dapat menjadi salah satu fondasi dalam membangun pelayanan publik yang semakin modern sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi dan pembangunan Kota Bitung.
Bayar PBB Kota Bitung kini makin mudah dengan QRIS wondr by BNI — praktis, tanpa antre, dan dapat dilakukan dari mana saja.
Editor : Ayurahmi Rais