MANADOPOST.ID — Tekanan musim kemarau yang berdampak pada produktivitas dan kemampuan petani membayar cicilan pinjaman mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank SulutGo (BSG) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk memperkuat edukasi pengelolaan keuangan bagi petani.
Edukasi tersebut digelar melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang menyasar petani, pengurus kelompok tani, dan pelaku agribisnis di Gorontalo Utara, pekan lalu.
Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menekankan pentingnya pemahaman dan solusi keuangan bagi petani, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang dapat memengaruhi hasil produksi dan kemampuan memenuhi kewajiban kepada perbankan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), Robert Sianipar, mengatakan program Gencarkan ditujukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Ia memaparkan, berdasarkan survei 2024, tingkat inklusi keuangan di Provinsi Gorontalo telah mencapai 95 persen. Namun, tingkat literasi keuangan masih berada di angka 65 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan relatif tinggi, tetapi pemahaman dalam menggunakan layanan tersebut masih perlu diperkuat. Karena itu, melalui kegiatan Gencarkan, OJK mendorong masyarakat, termasuk petani, agar lebih bijak dalam mengelola keuangan serta mampu membedakan kebutuhan dan keinginan.
OJK juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong. Sebelum menggunakan produk atau layanan keuangan, masyarakat diminta menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis.
Selain OJK dan BSG, kegiatan tersebut turut melibatkan perbankan lainnya, termasuk BRI, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.
Para peserta juga mendapatkan materi edukasi keuangan secara langsung dari sejumlah narasumber. Materi tersebut diharapkan dapat membantu petani dan pelaku agribisnis mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.
Program Gencarkan menjadi salah satu upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, sehingga meningkatnya akses terhadap layanan keuangan dapat diikuti dengan kemampuan menggunakannya secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Editor : Ayurahmi Rais