Literasi Keuangan Sulut di Atas Nasional, Yulius Ajak Generasi Muda Gemar Menabung

Asyer Rokot • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:23 WIB
MANTAP: Kegiatan puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Sulawesi Utara 2026, yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (12/8).
MANTAP: Kegiatan puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Sulawesi Utara 2026, yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (12/8).

 

MANADOPOST.ID-- Kesadaran masyarakat Sulawesi Utara terhadap literasi dan inklusi keuangan terus menunjukkan perkembangan positif.

Hal tersebut terungkap dalam puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Sulawesi Utara 2026, yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (12/8).

Kegiatan mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” dan melibatkan sekitar 1.000 pelajar serta mahasiswa dari 22 sekolah dan perguruan tinggi, bersama 16 industri jasa keuangan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo Robert Sianipar mengungkapkan, berdasarkan survei nasional, tingkat inklusi keuangan Sulawesi Utara berada di atas rata-rata nasional.

Pada 2026, indeks literasi keuangan Sulut tercatat 69,98 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,47 persen.

Menurut Robert, capaian tersebut perlu terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan. Karena itu, kegiatan HIM dan BLK menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat literasi keuangan, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Apa yang adik-adik lakukan hari ini berdampak pada masa depan kita,” pesan Robert kepada para peserta.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus mengapresiasi OJK dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Yulius mengaku, hampir dua tahun menjabat sebagai Gubernur Sulut, baru kali ini dirinya berada bersama para siswa, mahasiswa dan pimpinan industri perbankan dalam kegiatan literasi keuangan.

Ia menilai posisi literasi dan inklusi keuangan Sulut yang berada di atas rata-rata nasional merupakan capaian yang harus dipertahankan dan terus ditingkatkan.

“Mari jadi duta literasi di tempat kita masing-masing,” ajak Yulius.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kesadaran tersebut dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya minta mari kita bersama dengan kesadaran, walaupun kecil, kita belajar disiplin. Salah satunya dengan menabung,” tegasnya.

Kegiatan HIM dan BLK Sulut 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi mampu membangun kebiasaan positif generasi muda dalam mengelola keuangan.

Dengan literasi yang semakin baik dan akses terhadap layanan keuangan yang semakin luas, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak serta mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. (Asyer Rokot)

 

Editor : Asyer Rokot
HLM dan BLK sulut OJK Gubernur Sulut literasi keuangan