MANADOPOST.ID — Semarak Desa BRILiaN yang digelar di Sofifi, Maluku Utara, berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan dan optimisme untuk mendorong desa menjadi kekuatan baru dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Regional CEO BRI Region 16 Manado, Elisabeth Promasari, mengatakan BRI memandang desa sebagai salah satu kekuatan utama perekonomian Indonesia. Melalui program Desa BRILiaN, BRI terus mendorong desa agar semakin produktif, inovatif, mandiri, dan mampu mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki.
“Bagi BRI, desa merupakan salah satu kekuatan utama perekonomian Indonesia. Melalui program Desa BRILiaN, kami ingin mendorong desa agar semakin produktif, inovatif, mandiri, serta mampu mengoptimalkan seluruh potensi ekonominya,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan Sofifi sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, Sofifi merupakan pusat pemerintahan sekaligus salah satu simpul pertumbuhan baru di wilayah tersebut.
Dari Sofifi, BRI ingin menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dibangun dari desa, menjangkau masyarakat secara luas, serta terhubung dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
Kehadiran Desa Balbar sebagai salah satu Desa BRILiaN dari Regional 16 Manado, lanjut Elisabeth, menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal apabila pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan perbankan bergerak bersama.
Komitmen tersebut juga tercermin dari keberadaan jaringan BRI di Maluku Utara. Saat ini, BRI hadir melalui 37 unit kerja yang didukung 136 ATM/CRM, 371 EDC, 17.670 QRIS, serta 4.094 AgenBRILink.
Jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk semakin mendekatkan akses layanan keuangan kepada masyarakat, termasuk masyarakat di wilayah desa dan kawasan yang memiliki potensi ekonomi produktif.
Diketahui, hingga Juli 2026, BRI juga telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih dari Rp267 miliar kepada 4.971 debitur di Maluku Utara. Pembiayaan tersebut turut menopang berbagai sektor unggulan daerah, termasuk sektor perikanan yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Maluku Utara.
“Komitmen BRI tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan. Kami ingin hadir memberikan makna dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Elisabeth.
Dalam rangkaian Semarak Desa BRILiaN tersebut, melalui program BRI Peduli, BRI turut menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi 500 masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian BRI terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
BRI juga memberikan bantuan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang terdampak musibah. Elisabeth mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar masyarakat terdampak diberikan perlindungan, kekuatan, dan ketabahan serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Semarak Desa BRILiaN bukan sekadar sebuah kegiatan. Ini adalah wujud semangat kolaborasi, pemberdayaan, dan kepedulian,” tutur Elisabeth.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat kolaborasi antara BRI, pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku UMKM, serta masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, semakin banyak desa di Maluku Utara diharapkan mampu mengembangkan potensi unggulannya dan mendorong UMKM untuk naik kelas.
“Harapan kami, semakin banyak desa di Maluku Utara yang mampu mengembangkan potensi unggulannya, semakin banyak UMKM yang naik kelas, masyarakat semakin sejahtera, dan pada akhirnya ekonomi Maluku Utara semakin kuat,” ujarnya.
Semarak kegiatan semakin terasa melalui pantun yang disampaikan Elisabeth, yang menggambarkan semangat BRI untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menggerakkan ekonomi dari desa.
“Dari Desa, Kita Tumbuh. Dari Desa, Kita Menggerakkan Ekonomi. Dari Maluku Utara, Kita Memberi Makna untuk Indonesia,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. H. Samsuddin A. Kadir, M.Si., unsur Forkopimda, jajaran kepolisian dan TNI, Kepala Desa Balbar Amir Abdulah, para pelaku UMKM, mitra BRI, serta masyarakat.
Semarak Desa BRILiaN di Sofifi menjadi momentum untuk memperkuat optimisme bahwa pembangunan ekonomi daerah dapat terus bergerak melalui kekuatan desa, UMKM, dan kolaborasi berbagai pihak.
Editor : Ayurahmi Rais