Fitch Pertahankan Peringkat BSG di A(idn), Outlook Stabil

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:53 WIB
Fitch Ratings
Fitch Ratings

 

 

MANADOPOST.ID— Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) mempertahankan peringkat kredit nasional dari Fitch Ratings Indonesia. Fitch mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang BSG pada level ‘A(idn)’ dengan Outlook Stabil, serta Peringkat Nasional Jangka Pendek pada level ‘F1+(idn)’.

Peringkat tersebut menunjukkan posisi kredit BSG yang dinilai kuat dalam skala nasional. Fitch menilai peringkat ‘A(idn)’ mencerminkan ekspektasi risiko gagal bayar yang rendah dibandingkan penerbit atau instrumen lain dalam skala nasional yang sama. Sementara ‘F1+(idn)’ menunjukkan kapasitas yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek secara tepat waktu.

Afirmasi ini ditetapkan Fitch pada 14 Agustus 2026. Keputusan itu sekaligus mempertahankan Outlook Stabil untuk peringkat jangka panjang BSG.

Hal ini menjadi salah satu indikator atas kondisi kredit perseroan. Peringkat A(idn) menunjukkan bahwa hingga saat ini Fitch masih menilai risiko kredit BSG berada pada tingkat yang relatif rendah, sementara peringkat F1+(idn) mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.

Di luar pemeringkatan bank, Fitch juga mempertahankan peringkat A(idn) untuk utang senior dengan jaminan Bank SulutGo.
Pada saat yang sama, Bank SulutGo memiliki kewajiban obligasi yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Obligasi Berkelanjutan I Bank SulutGo Tahap I Tahun 2021 senilai Rp750 miliar dijadwalkan jatuh tempo pada 7 September 2026.
Jatuh tempo tersebut menjadi agenda keuangan penting bagi perseroan. Bank SulutGo menyatakan memiliki kapasitas likuiditas untuk memenuhi kewajiban tersebut sesuai jadwal.

Dengan waktu jatuh tempo yang semakin dekat, kemampuan BSG menyelesaikan kewajiban obligasi tersebut menjadi perhatian tersendiri.

Pemenuhan kewajiban secara tepat waktu akan menjadi bagian dari pengelolaan likuiditas perseroan, di samping kebutuhan untuk tetap menjaga aktivitas operasional dan fungsi intermediasi bank.

Afirmasi Fitch sendiri tidak berarti seluruh risiko telah hilang. Bank tetap perlu menjaga kualitas aset, permodalan, likuiditas, efisiensi operasional, serta manajemen risiko untuk mempertahankan profil kreditnya.

Bagi BSG, afirmasi A(idn) dengan Outlook Stabil dan F1+(idn) memberikan gambaran bahwa posisi kredit perseroan masih dinilai kuat. Tantangan berikutnya adalah menjaga kondisi tersebut ketika menghadapi kewajiban Rp750 miliar yang akan jatuh tempo pada 7 September 2026.

Bank SulutGo selanjutnya tetap memiliki pekerjaan untuk mempertahankan kualitas kinerja keuangan sekaligus memastikan kemampuan memenuhi seluruh kewajiban secara tepat waktu. (ayu)

Editor : Ayurahmi Rais
BSG Raih Peringkat A (idn) Risiko Kredit Macet BSG Kecil Outlook BSG Stabil Kinerja BSG terjaga