MANADOPOST.ID – Konsumen Indonesia semakin menunjukkan ketertarikan terhadap produk ramah lingkungan, tetapi persoalan akses dan visibilitas masih menjadi tantangan bagi sustainable brands. Kondisi ini membuka peluang bagi brand untuk tidak sekadar membangun awareness, tetapi menghadirkan pengalaman yang mampu mengubah kepedulian menjadi keputusan pembelian.
Riset Katadata Insight Center (KIC) mencatat 37% konsumen Indonesia belum pernah membeli produk berkelanjutan. Salah satu persoalannya adalah produk tersebut masih sulit ditemukan. Artinya, peluang pertumbuhan responsible brands kini semakin bergeser dari sekadar menciptakan minat menuju bagaimana produk lebih mudah ditemukan dan dipercaya konsumen.
Menjawab kebutuhan tersebut, Blibli Tiket Action kembali menghadirkan Langkah Membumi untuk kelima kalinya melalui Langkah Membumi Market (LMM) 2026. Ajang ini mempertemukan responsible brands dengan konsumen, komunitas, media, kreator, dan mitra strategis dalam satu ekosistem.
LMM 2026 tidak hanya menawarkan ruang bagi brand untuk berjualan. Melalui booth, workshop, dan talkshow, pelaku usaha dapat memperkenalkan cerita di balik produk sekaligus menunjukkan dampak yang mereka ciptakan. Fokusnya terutama menyasar Gen Z dan young millennials yang semakin mempertimbangkan nilai dan dampak dalam pilihan konsumsi.
Potensi pasar tersebut tercermin dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Lebih dari 40 tenant terkurasi berpartisipasi dan nilai transaksi tercatat meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan konsumen bukan hanya memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan, tetapi juga kesiapan mendukungnya melalui pembelian.
Tahun ini, LMM kembali membuka kesempatan bagi sustainable brands dari berbagai kategori, mulai fesyen, kecantikan, makanan dan minuman, produk rumah tangga, kerajinan hingga inovasi ekonomi sirkular.
Melalui semangat “Better Living Starts Here”, Langkah Membumi Market ingin menjadikan pilihan berkelanjutan semakin mudah ditemukan dan diterapkan. Sebab, perubahan tidak selalu dimulai dari produk yang sempurna, tetapi dari produk yang lebih bertanggung jawab dan berhasil bertemu dengan konsumen yang siap berubah.(AME)
Editor : Amelia Beatrix