MANADOPOST.ID – IFRA Business Expo 2026 menghadirkan 250 brand dari berbagai sektor usaha sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap peluang kewirausahaan dan kemitraan bisnis.
Pameran yang berlangsung di Hall 7 ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Agustus 2026 tersebut menghadirkan sejumlah merek yang telah dikenal masyarakat, seperti Alfamart, Alfamidi, Guardian, Apotek K-24, dan Sour Sally.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan pengembangan kewirausahaan menjadi penting untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.
Menurut dia, rasio kewirausahaan Indonesia saat ini baru mencapai 3,29 persen. Angka tersebut masih di bawah Malaysia dan Thailand yang berada di kisaran 4,8–5 persen, serta Singapura yang mencapai 8–12 persen.
“Target kami adalah mencapai 10 persen pada 2045, dan salah satu upayanya adalah lewat pameran-pameran seperti IFRA yang konsisten mendorong minat berwirausaha,” ujar Iqbal.
Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar, menambahkan, potensi waralaba tidak hanya berasal dari merek besar. Menurutnya, sejumlah usaha daerah yang telah berjalan lebih dari lima tahun juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bisnis waralaba jika memiliki sistem dan standar pengelolaan yang jelas.
Selain mempertemukan calon mitra dengan pemilik brand, IFRA 2026 menghadirkan berbagai sesi edukasi. Salah satunya talkshow Womanpreneur Community bertajuk “Dari Potensi Lokal Menjadi Dampak Global: Kisah Womanpreneur dan SDGs”.
Pameran ini juga menjadi ajang penghargaan bagi pelaku usaha melalui Indonesia Business Opportunity Marketing Awards (IBOMA) 2026. Sejumlah penerima penghargaan antara lain BIRU, Indomaret, Shop & Drive, Apotek K-24, Ray White Indonesia, Martha Tilaar Salon Day Spa, dan Kebab Turki Baba Rafi.
Sementara bagi generasi muda, konten kreator sekaligus pengusaha Ryu Kintaro berbagi pengalaman melalui sesi “How Young Entrepreneurs Think, Build and Win”. IFRA juga menyediakan seminar yang membahas peluang waralaba sebagai sumber pendapatan tambahan bagi pensiunan.
Project Manager IFRA 2026 Mega Khoriani mengatakan, penyelenggaraan tahun ini diharapkan menjadi awal terbentuknya peluang dan jaringan bisnis baru yang berkelanjutan.
IFRA Business Expo 2026 juga dapat diikuti secara online hingga Desember 2026 melalui platform resmi penyelenggara.(AME)
Editor : Amelia Beatrix