MANADOPOST.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo bersama PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) memperkuat literasi keuangan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perbatasan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kepulauan Sangihe, Tahuna, tersebut menyasar nelayan, pelaku usaha perikanan, dan masyarakat pesisir. Edukasi difokuskan pada pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, transaksi keuangan yang aman, serta perlindungan masyarakat dari kejahatan finansial digital.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengapresiasi OJK dan Bank SulutGo yang menjadikan Sangihe sebagai salah satu sasaran GENCARKAN 2026.
Menurut Michael, literasi keuangan menjadi penting bagi nelayan dan pelaku usaha pesisir yang memiliki pendapatan tidak tetap karena bergantung pada musim dan hasil tangkapan.
“Nelayan dan pelaku usaha pesisir merupakan pahlawan ekonomi daerah kita. Namun, tantangan berupa fluktuasi hasil tangkapan akibat cuaca serta maraknya ancaman kejahatan keuangan digital seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong menuntut masyarakat kita untuk lebih cerdas mengelola keuangan,” ujar Michael saat membuka kegiatan.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mendukung edukasi tersebut agar pendapatan nelayan dapat dikelola secara aman dan mampu menopang kesejahteraan keluarga.
Kepala OJK SulutGo Robert H. Sianipar mengatakan pemerataan literasi keuangan perlu terus dilakukan hingga ke wilayah kepulauan dan perbatasan.
Ia menekankan bahwa masyarakat tidak hanya perlu memahami cara menggunakan layanan dan produk keuangan, tetapi juga mengetahui risiko serta cara melindungi diri dari kejahatan finansial digital.
Sementara itu, Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan mengatakan Bank SulutGo bertindak sebagai Campaign Manager GENCARKAN di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Menurut Louisa, Bank SulutGo terus memperluas akses keuangan masyarakat kepulauan melalui jaringan layanan kantor di pelosok pulau serta akses permodalan, termasuk KUR Mikro Nelayan BSG.
“Pola pendapatan nelayan sangat tergantung pada musim. Melalui GENCARKAN, kami hadir membawa solusi agar nelayan paham strategi menyisihkan pendapatan di masa panen ikan untuk dana darurat, serta memanfaatkan layanan transaksi digital yang aman melalui BSGtouch,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, OJK dan Bank SulutGo juga menyerahkan secara simbolis buku tabungan massal dan akses kredit usaha kepada perwakilan nelayan Sangihe.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif oleh tim OJK dan Bank SulutGo. Materi yang diberikan mendapat antusiasme dari ratusan masyarakat pesisir Tahuna hingga kegiatan ditutup. (*)