Pegadaian Edukasi Mahasiswa Unsrat Mengenai Akses Keuangan Dan Pengelolaan Finansial 

Asyer Rokot • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:12 WIB
MANTAP: Kegiatan talkshow terkait l literasi keuangan bertajuk Finansial Mandiri dimulai hari ini di The Gade Creative Lounge Pegadaian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (1/10).
MANTAP: Kegiatan talkshow terkait l literasi keuangan bertajuk Finansial Mandiri dimulai hari ini di The Gade Creative Lounge Pegadaian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (1/10).

 

MANADOPOST.ID-- Talkshow literasi keuangan bertajuk Finansial Mandiri dimulai hari ini di The Gade Creative Lounge Pegadaian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (1/10).

Kegiatan ini menghadirkan akademisi Unsrat, OJK SulutGo, PT Pegadaian dan penyuluh antikorupsi Pegadaian. Materi yang dibahas mencakup literasi dan akses keuangan, pembiayaan usaha, investasi emas hingga pengawasan internal perusahaan.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Prof. Ir. Arthur Pinaria saat membuka kegiatan mengapresiasi Pegadaian yang telah menggelar kegiatan tersebut.

“Literasi keuangan ini sangat penting bagi adik-adik mahasiswa,” ujar Pinaria.

Ia berharap mahasiswa dapat mengikuti sesi edukasi bersama para praktisi dan memperoleh pengetahuan yang dapat memberikan manfaat.

“Melalui sesi edukasi bersama para praktisi saya berharap mahasiswa dapat mengikuti dengan baik kegiatan ini. Selamat berdiskusi, semoga bermanfaat dan berdampak bagi kita semua,” katanya.

Asisten Kantor Perwakilan OJK SulutGo Shinta Korah kemudian memberikan penjelasan terkait akses keuangan dan literasi keuangan.

Sementara itu, Deputi Bisnis Area Manado I PT Pegadaian Andi Vivin Budi Permana memaparkan sejumlah layanan Pegadaian yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Vivin menyebut Pegadaian saat ini melayani 20 produk. Ia juga menyoroti KUR Pegadaian dengan bunga yang disebut sebesar 3 persen per tahun.

“Kalau ada usaha, keinginan dan kapabilitas, sangat rugi kalau tidak memanfaatkan KUR ini,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan layanan pembelian emas yang memungkinkan masyarakat membeli emas dengan harga saat transaksi. Skema tersebut, menurutnya, dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam membangun investasi.

Di sisi lain, Penyuluh Antikorupsi sekaligus Inspektur SPI Pegadaian Rofiq Afiv Aziz menjelaskan sistem pengawasan internal perusahaan.

Menurutnya, Pegadaian memiliki sekitar 400 internal auditor yang melakukan pengawasan terhadap perusahaan dari Sabang sampai Merauke.

“Kami melakukan pengawasan PT Pegadaian dari Sabang sampai Merauke. Kami bertanggung jawab untuk terus meningkatkan good corporate,” katanya.

Talkshow tersebut menempatkan literasi keuangan sebagai bagian penting dalam membekali mahasiswa memahami layanan keuangan, pembiayaan usaha, investasi dan tata kelola perusahaan. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
Pegadaian Unsrat