PLN UIP3B Sulawesi Perkuat Mitigasi Karhutla, Lindungi Jaringan Transmisi

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:31 WIB
Manager PLN UPT Makassar, Kamran (tengah-kanan), menyerahkan cenderamata kepada Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, (tengah-kiri) sebagai simbol penguatan sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendukung mitigasi karhutla, perlindungan infrastruktur ketenagalistrikan, dan keandalan penyaluran listrik kepada masyarakat. (PLN UIP3B Sulawesi for MP).
Manager PLN UPT Makassar, Kamran (tengah-kanan), menyerahkan cenderamata kepada Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, (tengah-kiri) sebagai simbol penguatan sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendukung mitigasi karhutla, perlindungan infrastruktur ketenagalistrikan, dan keandalan penyaluran listrik kepada masyarakat. (PLN UIP3B Sulawesi for MP).

 

 

 

MANADOPOST.ID– Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar jalur transmisi menjadi perhatian PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi. PLN bersama Pemerintah Kabupaten Pinrang memperkuat langkah pencegahan untuk menekan risiko kebakaran yang dapat mengancam keamanan infrastruktur dan mengganggu kontinuitas penyaluran listrik.

Penguatan mitigasi tersebut dibahas dalam pertemuan Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Makassar, Kamran, dengan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., di Kabupaten Pinrang.

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, mengatakan kondisi lingkungan di sekitar jaringan transmisi perlu terus dipantau karena gangguan eksternal, termasuk kebakaran, dapat berdampak pada keandalan sistem kelistrikan.

“Menjaga keandalan listrik membutuhkan kesiapan teknis sekaligus kolaborasi yang kuat dengan para pemangku kepentingan. Potensi karhutla di sekitar jaringan transmisi perlu diantisipasi sejak dini agar keamanan aset dan kontinuitas penyaluran listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Fermi.

Menurut Fermi, PLN melakukan sejumlah langkah preventif, mulai dari pemetaan risiko, inspeksi jaringan transmisi, pemantauan kondisi lingkungan di sekitar aset, hingga peningkatan kesiapsiagaan personel. Koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk mempercepat penyampaian informasi dan respons apabila ditemukan potensi kebakaran di sekitar infrastruktur kelistrikan.

Risiko tersebut tidak hanya berkaitan dengan aset PLN. Gangguan pada jaringan transmisi dapat memengaruhi rantai penyaluran tenaga listrik yang menopang aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.

“Jaringan transmisi merupakan bagian penting dari rantai penyaluran energi listrik. Karena itu, setiap potensi risiko di sekitar infrastruktur tersebut perlu dimitigasi bersama. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat akan memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan,” kata Fermi.
Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi mengatakan pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi dengan PLN, termasuk melalui perangkat daerah dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah jalur transmisi.

“Pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan kepedulian bersama, termasuk dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di sekitar jaringan transmisi. Kami berharap komunikasi dan koordinasi ini terus diperkuat agar potensi risiko dapat dicegah sedini mungkin,” ujar Sudirman.

Selain kesiapsiagaan PLN, keterlibatan masyarakat dinilai penting dalam mendeteksi potensi kebakaran. Informasi mengenai titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar jalur transmisi perlu disampaikan sedini mungkin agar dapat segera ditindaklanjuti.

Penguatan koordinasi dengan Pemkab Pinrang menjadi bagian dari upaya PLN UIP3B Sulawesi menjaga jaringan transmisi dari berbagai risiko eksternal. Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan infrastruktur kelistrikan tetap aman dan penyaluran listrik kepada masyarakat berlangsung andal. (*)

Editor : Ayurahmi Rais
General Manager PLN UIP3B Sulawesi Fermi Trafianto Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) PLN UIP3B Sulawesi