Maskerade Bawa Wastra Sulsel ke INACRAFT, Bidik Pasar Nasional dan Internasional

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:21 WIB

 

 

 

Produk berbasis wastra Sulsel mengikuti ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre, sejak 7–11 September 2026.
Produk berbasis wastra Sulsel mengikuti ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre, sejak 7–11 September 2026. (Pertamina Patra Niaga Sulawesi untuk MP).

MANADOPOST.ID- Maskerade, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi asal Makassar, membawa produk berbasis wastra Sulawesi Selatan ke ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), 7–11 September 2026. Produk yang ditampilkan memadukan Sutra Sengkang dan Tenun Toraja dengan desain busana dan aksesori bergaya kontemporer.

Maskerade terpilih melalui proses kurasi untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam pameran produk kerajinan dan industri kreatif berskala nasional tersebut. Keikutsertaan ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama dengan konsumen dan pelaku usaha.

Didirikan pada 2017 oleh Nana Ibrahim, Maskerade awalnya merupakan usaha kecil yang dibangun dengan modal dari uang jajan saat kuliah. Usaha tersebut kemudian berkembang dengan mengolah kain tradisional menjadi produk fashion yang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.

Selain busana berbahan wastra, Maskerade memproduksi berbagai aksesori dengan memanfaatkan material ramah lingkungan. Limbah botol kaca, misalnya, diolah kembali menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.

Dalam proses produksinya, Maskerade melibatkan penjahit dan pengrajin lokal. Produk yang dikembangkan di Makassar tersebut kini dipasarkan melalui gerai resmi di Nipah Park Makassar dan telah menjangkau pasar Malaysia, Jepang, dan Belanda.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan keikutsertaan Maskerade di INACRAFT menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses pasar bagi UMKM binaan.

 

"Maskerade menunjukkan bahwa produk berbasis budaya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas. Melalui INACRAFT, kami mendorong UMKM binaan untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan, dan melihat peluang pengembangan usaha,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, perluasan akses pasar menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM. Selain pendampingan, UMKM membutuhkan kesempatan untuk memperkenalkan produk, memperkuat merek, dan membangun jaringan dengan calon mitra maupun konsumen.

Nana mengatakan pengembangan produk Maskerade berangkat dari keinginan untuk membuat kain tradisional lebih mudah diterima oleh generasi muda

.“Sejak awal, kami ingin menunjukkan bahwa kain tradisional bisa tampil modern dan dekat dengan anak muda. Kami terus belajar bagaimana mengolah cerita dari kain dan budaya kita menjadi produk yang bisa diterima lebih banyak orang,” kata Nana.

Menurut Nana, penggunaan wastra lokal juga berjalan beriringan dengan keterlibatan pengrajin dan penjahit dalam proses produksi. Setiap produk melalui tahapan pemilihan material, pengembangan desain, hingga pengerjaan oleh tenaga lokal.“Bagi kami, setiap produk punya cerita. Ada cerita tentang kainnya, pengrajinnya, daerah asalnya, dan proses bagaimana semuanya bisa menjadi produk yang bisa dipakai sehari-hari,” ujar Nana.

Maskerade saat ini terus mengembangkan produk berbasis wastra dan kerajinan dengan mempertahankan unsur budaya lokal dalam desain yang lebih modern. Pasar yang telah dijangkau mencakup konsumen domestik dan sejumlah negara seperti Malaysia, Jepang, dan Belanda.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan pendampingan kepada UMKM binaan melalui peningkatan kapasitas, penguatan branding, dan perluasan akses pasar. Pendampingan tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus membantu UMKM mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang dapat menjangkau pasar lebih luas.



Editor : Ayurahmi Rais
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Maskerade wastra Sulawesi Selatan Inacraft