MANADOPOST.ID – Ada yang menarik dari mesin mobil. Setiap hari dipakai mengantar keluarga, berangkat kerja, hingga bepergian jauh. Tetapi, berapa banyak pemilik mobil yang pernah melihat bagaimana mesin itu dibuat?
Pertanyaan itulah yang dijawab Daihatsu melalui Engine Plant Exploration di Karawang Engine Plant (KEP), Jawa Barat, pada 3 Oktober 2026. Sekitar 60 anggota Daihatsu Official Club diajak melihat langsung proses produksi mesin, dari pengolahan komponen hingga pengujian kualitas.
Bukan sekadar berkeliling pabrik. Peserta menyaksikan betapa detailnya pekerjaan di balik sebuah mesin. Lebih dari 26 ribu item menjalani pemeriksaan kualitas. Ketelitian pengukuran bahkan mencapai 1 mikron atau 0,001 milimeter. Ukuran yang jauh lebih kecil daripada ketebalan sehelai rambut.
Eksplorasi dimulai di Dojo Engine, tempat peserta mengenal peralatan produksi dan standar ketelitian. Perjalanan berlanjut ke proses machining mesin tipe WA. Bahan komponen diolah menjadi kepala silinder, blok mesin, poros engkol, dan bagian lain sesuai ukuran yang ditentukan.
Setelah itu, peserta melihat proses assembling mesin tipe NR. Komponen yang semula terpisah dirangkai menjadi satu kesatuan. Mesin kemudian melewati pemeriksaan dan pengujian sebelum digunakan pada kendaraan. Di Engine Lab, peserta juga menyaksikan demonstrasi pengujian mesin dalam kondisi ekstrem.
Agus Wibowo, Sekretaris Jenderal Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC), mengaku kagum. Sebagai pengguna, ia mendapat pengalaman baru untuk memahami proses di balik kendaraan yang menemaninya sehari-hari.
Pabrik mesin Daihatsu di Karawang telah beroperasi sejak 2006. Berdiri di atas lahan lebih dari 120 ribu meter persegi, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi lebih dari 500 ribu mesin per tahun.
Bagi para anggota komunitas, kunjungan itu memberi sudut pandang baru. Mobil yang biasa mereka kendarai ternyata menyimpan cerita panjang tentang teknologi, ketelitian, dan pengendalian kualitas.(AME)
Editor : Amelia Beatrix