Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360, Perlindungan Jiwa Berlanjut hingga Usia 80 Tahun

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:19 WIB
Perlindungan jiwa PRUCare 360 Syariah dirancang berlanjut hingga usia 80 tahun.
Perlindungan jiwa PRUCare 360 Syariah dirancang berlanjut hingga usia 80 tahun.

MANADOPOST.ID – Masa tua jangan sampai menjadi masa ketika tabungan habis untuk biaya kesehatan. Itulah salah satu risiko yang ingin dijawab Prudential Syariah melalui peluncuran Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah, produk perlindungan yang dirancang berlanjut dari usia produktif hingga usia nonproduktif, dalam satu polis hingga peserta berusia 80 tahun.

Persoalannya bukan sekadar punya asuransi. Tetapi, sampai kapan perlindungan itu bertahan ketika penghasilan mulai berhenti, sementara kebutuhan kesehatan justru meningkat.

Prudential Syariah mengutip proyeksi inflasi medis Indonesia pada 2026 yang mencapai 17,8 persen. Angka itu sekitar tujuh kali lipat inflasi umum yang diperkirakan 2,5 persen. Jika tidak disiapkan sejak dini, biaya kesehatan berpotensi menggerus tabungan hari tua.

Risiko itu juga dekat dengan generasi sandwich. Data BKKBN menunjukkan 33,98 persen keluarga Indonesia hidup bersama lansia. Di saat yang sama, anak-anak usia produktif masih harus membiayai kebutuhan sendiri, orang tua, bahkan anak mereka.

PRUCare 360 Syariah ditawarkan dalam dua pilihan, Plan Prime dan Plan Classic. Pada usia produktif, peserta memperoleh santunan meninggal dunia sebesar 100 persen dari santunan asuransi. Khusus Plan Prime, tersedia pula santunan harian rawat inap dan ICU.

Memasuki usia nonproduktif, peserta mendapatkan Dana Usia Non-Produktif minimal sebesar 100 persen santunan asuransi. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang biaya rawat inap atau pembedahan. Penarikan sebagian dana nilai tunai juga dimungkinkan sesuai ketentuan polis.

Menariknya, transisi menuju usia nonproduktif tidak memerlukan underwriting ulang. Artinya, peserta tidak perlu menjalani penilaian risiko asuransi kembali pada fase peralihan tersebut.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, perlindungan semestinya tidak berhenti ketika fase hidup berubah. Perusahaan berharap produk ini membantu masyarakat menyiapkan masa depan sekaligus mengurangi potensi beban finansial antargenerasi.

Pilihan pembayaran kontribusi tersedia selama delapan tahun, 12 tahun, atau hingga usia nonproduktif, dengan nilai kontribusi tetap sesuai ketentuan produk.

Masa tua memang tidak bisa dihentikan. Namun, persiapannya bisa dimulai ketika penghasilan masih ada. Sebab, perlindungan yang direncanakan lebih awal dapat membantu keluarga menghadapi perubahan hidup dengan lebih siap.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
PRUCare 360 Syariah prudential syariah