MANADOPOST.ID – Gran Max bukan sekadar mobil niaga. Mobil itu menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu sekaligus mobil terlaris di Indonesia sepanjang Januari–September 2026.
Dari total penjualan ritel Daihatsu sekitar 109 ribu unit, Gran Max Series menyumbang 56.230 unit. Artinya, lebih dari separuh penjualan Daihatsu berasal dari kendaraan yang akrab dengan aktivitas perdagangan dan usaha tersebut.
Pencapaian itu ikut mengantarkan Daihatsu mempertahankan posisi kedua pasar otomotif nasional hingga September 2026, dengan pangsa pasar 16,2 persen.
Pasar otomotif memang sedang tumbuh. Penjualan ritel nasional mencapai sekitar 676 ribu unit, naik dari 585 ribu unit pada periode yang sama tahun lalu. Di tengah pertumbuhan itu, penjualan Daihatsu meningkat 9 persen.
Gran Max Pick Up menjadi penyumbang terbesar dengan 38.333 unit, sedangkan Gran Max Minibus mencatatkan 17.897 unit. Dua varian itu memperlihatkan bahwa kendaraan bukan hanya alat transportasi, melainkan juga bagian penting dari roda ekonomi masyarakat.
Di segmen mobil murah ramah lingkungan atau LCGC, Daihatsu membukukan penjualan 32.710 unit. Kontribusinya mencapai sekitar 30 persen dari total penjualan merek tersebut.
Sementara itu, Daihatsu Terios terjual 11.120 unit. Model ini menjadi pemimpin segmen SUV medium dengan harga hingga Rp300 juta.
Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, menyebut capaian tersebut sebagai wujud kepercayaan pelanggan. Daihatsu, kata dia, akan terus menghadirkan kendaraan bernilai serta layanan yang mudah dijangkau masyarakat. Angka-angka itu menunjukkan satu hal bahwa di tengah persaingan otomotif, kebutuhan konsumen tetap menjadi penentu. Gran Max membuktikan bahwa kendaraan yang mendukung usaha sehari-hari bisa memiliki peran besar, bukan hanya bagi penjualan sebuah merek, tetapi juga bagi aktivitas ekonomi masyarakat.(AME)
Editor : Amelia Beatrix