MANADOPOST.ID - Pipa PVC tak lagi sekadar material konstruksi. Di tangan para kreator, material perpipaan dapat berubah menjadi instalasi seni dengan bentuk dan karakter visual yang unik. Eksplorasi tersebut dihadirkan Vinilon Group melalui Pipe Art Exhibition 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 28 Oktober hingga 8 November 2026.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, pameran ini menampilkan beragam karya berbahan pipa PVC, fitting, dan lem Vinilon. Kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi sekaligus wadah eksplorasi bagi pelajar, seniman, arsitek, desainer, dan kreator muda.
Pipe Art Exhibition merupakan bagian dari rangkaian Pipe Art Competition 2026 yang telah berlangsung pada Juli lalu. Melalui kegiatan ini, Vinilon ingin mempertemukan dunia industri dengan seni dan desain dalam pendekatan yang lebih kreatif.
GM Marketing Vinilon Group, Christian Rudolf, mengatakan penyelenggaraan tahun ini hadir lebih besar dengan melibatkan lebih banyak peserta dan mitra pendukung.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi lintas disiplin sekaligus memperluas cara pandang masyarakat terhadap pemanfaatan material perpipaan.
Dalam kompetisi tahun ini, kategori umum menempatkan Mahmudi Surya Nuhita asal Semarang sebagai Best Pipe Art, disusul Purwoko dari Yogyakarta sebagai juara pertama dan Robby Andriyanto dari Lumajang sebagai juara kedua.
Sementara kategori pelajar, penghargaan Best Pipe Art diraih Kukuh Aprestiwoko dari ITS Surabaya. Juara pertama diraih Muhammad Andi Pratama dari Politeknik Astra, sedangkan juara kedua diraih Anindita dan Cavlon dari Universitas Podomoro.
Melalui pameran ini, Vinilon Group ingin menunjukkan bahwa material industri tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga potensi artistik. Kreativitas menjadi jembatan untuk menghadirkan perspektif baru terhadap material yang selama ini identik dengan kebutuhan bangunan.(AME)
Editor : Amelia Beatrix