Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

PELAYANAN TANPA BATAS: Ev Greivance Gilbert Lumoindong Melayani Pertama Kali Gereja Masehi Injili di Minahasa Sebagai Khadim, Ini Lokasi Gerejanya

Filip Kapantow • Kamis, 29 Mei 2025 | 18:07 WIB
 
 
PERTAMA KALI: Ev Greivance Gilbert Lumoindong melakukan pelayanan sebagai khadim di GMIM Antiokhia Cibubur, Wilayah Jabodetabek-Bandung, Kamis (29/05/25).
PERTAMA KALI: Ev Greivance Gilbert Lumoindong melakukan pelayanan sebagai khadim di GMIM Antiokhia Cibubur, Wilayah Jabodetabek-Bandung, Kamis (29/05/25).
 
MANADOPOST.ID - Bertepatan dengan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke Sorga, Ev Greivance Gilbert Lumoindong melakukan pelayanan yang penuh makna di GMIM Antiokhia Cibubur, Wilayah Jabodetabek-Bandung, Kamis (29/05/25).
 
Ini merupakan kali pertama Greivance melayani di gereja yang berafiliasi dengan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
 
Dalam kesempatan tersebut, Greivance menyampaikan rasa syukur dan sukacita yang mendalam atas kesempatan untuk melayani sebagai khadim.
 
"Puji Tuhan, sangat penuh dengan sukacita. Rasanya seperti pulang kampung. Pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. Tuhan Yesus sangat baik," ungkap Grei, sapaan akrabnya.
 
Pelayanan ini menjadi bukti komitmen Greivance dalam menjalankan panggilan pelayanannya. Sebelumnya, Greivance bersama ayahandanya, Pdt Gilbert Lumoindong, telah melayani sejumlah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.
 
Berbagi berkat dan pesan kasih kepada generasi muda untuk mengutamakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan mereka.
 
Dengan pelayanan di GMIM Antiokhia Cibubur ini, Greivance menunjukkan bahwa panggilan sebagai pelayan Tuhan dapat dijalani tanpa batas, baik dalam konteks Gereja maupun masyarakat luas. 
 
Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus melayani dengan tulus dan penuh kasih. (mpd)
Editor : Filip Kapantow