Jamintel: Kejagung Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis 

Angel Rumeen • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 17:50 WIB
Jamintel Reda Manthovani saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4).
Jamintel Reda Manthovani saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4).

 

MANADOPOST.ID—Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Reda Manthovani menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Reda saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4), pengawasan ini bertujuan memastikan program strategis nasional tersebut berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama.

Ia menekankan setiap anggaran negara yang dialokasikan harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita. Jangan sampai ada keraguan dari para pelaksana di lapangan karena mereka merasa takut salah secara administratif,” ujar Reda.

Lebih lanjut, Reda menyambut baik sinergi lintas lembaga dalam pengawasan program tersebut. Ia menilai keterlibatan Kejaksaan Agung bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan hukum yang memberikan kepastian bagi para pelaksana di lapangan.

Dengan adanya pendampingan tersebut, pelaksana program di daerah diharapkan dapat bekerja lebih tenang, tanpa dihantui kekhawatiran terhadap potensi kesalahan administratif. Hal ini dinilai penting agar program dapat berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.

Dengan adanya pengawalan dari Kejaksaan, para petugas bisa bekerja dengan tenang, fokus, dan profesional,” tambahnya.

Reda juga menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan Kejaksaan bertujuan untuk mendorong profesionalisme sekaligus menjaga integritas seluruh proses pelaksanaan program. Ia mengingatkan agar tidak ada celah penyimpangan, baik dalam distribusi maupun penggunaan anggaran di lapangan.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Dalam konteks tersebut, Reda menilai bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh tata kelola yang baik dan pengawasan yang konsisten. Oleh karena itu, peran Kejaksaan menjadi krusial dalam memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan.

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk ikut berperan aktif dalam mengawal program ini. Kolaborasi antar lembaga, menurutnya, menjadi kunci untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Tujuan besar kita adalah menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Kejaksaan Agung, program makan bergizi gratis diharapkan tidak hanya menjadi solusi pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi contoh tata kelola program pemerintah yang transparan dan berintegritas menuju visi Indonesia Emas 2045.(*)

Editor : Angel Rumeen
Jamintel BGN Makan Bergizi Gratis