PhotoMANADOPOST.ID – Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, Senin (1/6) kemarin, Gubernur Rusli Habibie melepas 70 personil polisi yang ditugaskan untuk menjaga perbatasan Provinsi Gorontalo. “Saya atas nama pemerintah Provinsi Gorontalo, pribadi dan keluarga mengucapkan selamat bertugas kepada anda. Hal ini sangat berat karena musuh yang kita hadapi tidak bisa kita lihat keberadaannya. Saya katakan sangat berat sehingga kita harus waspada dan berhati-hati, tidak boleh main-main,” ungkap Habibie dalam sambutannya. Dia menjelaskan, 70 personil yang ditugaskan tersebut akan di bagi di tujuh titik perbatasan. Antara lain, perbatasan Atinggola, Popayato, Tolinggula, Taludaa, Pelabuhan Anggrek, Pelabuhan Penyeberangan dan Terminal Dungingi. “Terima kasih saya ucapkan yang tak terhingga karena anda semua rela meninggalkan anak, istri dan keluarga demi tugas negara yang diberikan di pundak anda sekalian. Saya salut kepada anda semua,” katanya. Gubernur dua periode itu pun menitipkan pesan, agar 70 personil tersebut bersikap humanis dalam melaksanakan tugasnya. Ia juga meminta para petugas agar tetap waspada dan memperhatikan protokol kesehatan selama bertugas nanti. “Saya mendapatkan laporan dari Pak Kapolda bahwa ada sebagian anggota yang terpapar. Tapi, alhamdulillah setelah di karantina perlahan membaik. Saya minta semua petugas dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan vitamin. Masing-masing perbatasan di isi oleh 10 personil jaga. Secara keseluruhan ada 240 personil yang dilibatkan dalam operasi aman nusa ini.(zis/ADV) Editor : Clavel Lukas