Kenali Penyebab Kaki Sering Kram Saat Tidur dan Cara Mengatasinya

ALengkong • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:54 WIB
Ilustrasi kaki kram (doc: Freepik)
Ilustrasi kaki kram (doc: Freepik)

MANADOPOSTID - Kaki kram saat tidur menjadi salah satu kondisi yang cukup umum dialami banyak orang, muncul akibat kontraksi otot yang terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa nyeri, terutama pada bagian betis, paha, atau telapak kaki. Kondisi yang dikenal dengan istilah nocturnal leg cramps ini dapat membuat seseorang terbangun karena rasa sakit yang datang secara mendadak, biasanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit, lalu meninggalkan rasa pegal pada otot yang mengalaminya.

Meski penyebab pastinya belum selalu bisa dipastikan, sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kaki kram saat tidur, seperti kelelahan otot, kurangnya aktivitas fisik, posisi tidur tertentu, hingga gangguan keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh. Otot yang mengalami kelelahan menjadi salah satu pemicu utama, di mana aktivitas fisik berlebihan seperti berolahraga dengan intensitas tinggi atau berdiri terlalu lama dapat memicu kontraksi otot yang tidak terkendali saat tubuh sedang beristirahat.

Selain itu, kurangnya cairan tubuh juga berperan besar terhadap munculnya kram. Dehidrasi dapat memengaruhi fungsi otot dan saraf, sehingga keseimbangan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium terganggu dan meningkatkan risiko kram otot. Posisi tidur tertentu turut menjadi faktor pemicu, sebab ketika kaki berada dalam posisi tertentu dalam waktu lama, misalnya telapak kaki menekuk ke bawah, otot betis dapat menjadi tegang dan lebih rentan mengalami kram.

Bertambahnya usia juga berkaitan erat dengan kondisi ini, mengingat kram kaki saat tidur lebih sering dialami orang dewasa dan lansia, sejalan dengan perubahan massa otot, fungsi saraf, serta metabolisme tubuh yang terjadi seiring waktu. Dalam beberapa kasus, kram kaki yang sering terjadi juga dapat dikaitkan dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan ginjal, diabetes, gangguan tiroid, anemia, atau masalah saraf, sehingga apabila kram terjadi terus-menerus dan mulai mengganggu aktivitas, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.

Saat kram muncul secara tiba-tiba, sejumlah langkah berikut dapat membantu meredakan rasa nyeri: melakukan peregangan otot secara perlahan, terutama dengan menarik jari kaki ke arah tubuh; memijat lembut bagian kaki yang kram agar otot lebih rileks; berdiri dan berjalan perlahan untuk mengendurkan otot; menggunakan kompres hangat untuk meredakan ketegangan; serta memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap harinya.

Guna mengurangi risiko kram berulang, sejumlah kebiasaan bisa diterapkan, seperti rutin melakukan peregangan kaki sebelum tidur, menjaga asupan cairan harian, melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur, serta menghindari posisi tidur yang membuat otot kaki terlalu tegang. Penggunaan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas dan menjaga pola hidup sehat secara keseluruhan juga turut membantu menjaga kondisi otot tetap baik.

Apabila kram kaki terjadi sangat sering, berlangsung lama, disertai pembengkakan, mati rasa, kelemahan otot, atau perubahan warna kulit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebab pastinya.

Editor : ALengkong
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5675453/penyebab-kaki-sering-kram-saat-tidur-dan-cara-mengatasinya?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right
#kaki kram saat tidur #penyebab kaki kram saat tidur #kram otot