MANADOPOST.ID - Eksim atau dermatitis atopik merupakan kondisi peradangan kulit kronis yang belum dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi gejalanya dapat dikendalikan. Perawatan yang konsisten diperlukan untuk membantu menjaga kondisi kulit dan mengurangi risiko kekambuhan.
Eksim dapat membuat kulit menjadi kering dan terasa sangat gatal. Ketika mengalami kekambuhan, kulit juga dapat mengalami perubahan seperti bercak, pembengkakan, lepuhan, atau keluarnya cairan dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Kondisi tersebut tidak menular melalui kontak kulit maupun cara lainnya. Periode ketika gejala tidak muncul dikenal sebagai remisi, sedangkan kekambuhan dapat dipengaruhi berbagai faktor dari lingkungan maupun kondisi tubuh.
Penyebab pasti eksim belum diketahui sepenuhnya karena kondisi tersebut berkaitan dengan kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan biologis. Salah satu faktor genetik yang dikaitkan dengan eksim adalah mutasi gen FLG yang dapat memengaruhi kemampuan kulit mempertahankan kelembapan.
Riwayat keluarga dengan eksim, alergi, demam alergi, atau asma juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi tersebut. Namun, faktor genetik saja tidak selalu langsung menyebabkan kekambuhan karena pemicu lain dapat ikut berperan.
Perubahan suhu, alergen, stres, gangguan sistem imun, dan makanan tertentu dapat menjadi pemicu pada sebagian penderita. Karena pemicu dapat berbeda antara satu orang dan lainnya, mengenali faktor yang memengaruhi kekambuhan menjadi bagian penting dari pengendalian gejala.
Aktivitas fisik tetap dapat dilakukan oleh penderita eksim karena olahraga bukan penyebab utama kekambuhan. Namun, keringat dan peningkatan suhu tubuh dapat memperburuk rasa gatal sehingga pengelolaan keringat perlu diperhatikan selama beraktivitas.
Setelah berolahraga, pakaian yang basah karena keringat sebaiknya segera diganti. Penderita eksim juga dapat membilas tubuh setelah berenang untuk membantu menghilangkan residu klorin yang menempel pada kulit.
Pemilihan pakaian turut berpengaruh terhadap kenyamanan kulit. Pakaian yang memungkinkan sirkulasi udara dan tidak terlalu ketat dapat membantu mengurangi panas, keringat, serta gesekan yang berpotensi memperburuk iritasi.
Kebiasaan menggaruk juga perlu dihindari karena dapat merusak lapisan pelindung kulit dan meningkatkan peradangan. Memotong kuku serta mengalihkan tangan dari area yang terasa gatal dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat garukan.
Kompres dingin dapat digunakan untuk membantu meredakan rasa gatal ringan. Kain dingin dan basah atau ice pack dapat ditempelkan pada area yang bermasalah selama beberapa menit untuk membantu mengurangi sensasi gatal, bengkak, dan peradangan.
Menjaga kelembapan kulit menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan eksim. Pelembap dapat digunakan setelah mandi dan setelah mencuci tangan untuk membantu mempertahankan kelembapan pada kulit.
Pemilihan produk kebersihan juga perlu diperhatikan karena sejumlah bahan dapat mengiritasi kulit penderita eksim. Produk tanpa pewangi dapat menjadi pilihan, sementara parfum sebaiknya tidak diaplikasikan langsung pada kulit yang sensitif.
Suhu air ketika mandi juga perlu diperhatikan. Air yang terlalu panas dapat mengikis minyak alami pada lapisan pelindung kulit sehingga mandi dengan air yang tidak terlalu panas dapat membantu menjaga kondisi kulit.
Pola makan juga dapat diperhatikan, terutama apabila seseorang menduga makanan tertentu berkaitan dengan kekambuhan. Identifikasi pemicu makanan sebaiknya dilakukan dengan berkonsultasi kepada tenaga ahli agar perubahan pola makan tidak dilakukan secara sembarangan.
Stres menjadi faktor lain yang perlu dikelola karena kondisi emosional dapat memengaruhi intensitas dan frekuensi kekambuhan pada sebagian penderita. Menjaga waktu istirahat dan melakukan aktivitas yang membantu tubuh lebih rileks dapat menjadi bagian dari pengelolaan stres.
Perubahan kebiasaan dapat membantu mengendalikan gejala, tetapi sebagian penderita tetap membutuhkan pengobatan medis. Penanganan dapat mencakup obat topikal atau terapi lain yang disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan eksim.
Konsultasi dengan dokter kulit diperlukan apabila kekambuhan terjadi berulang kali, gejala semakin berat, atau seseorang harus terus menggunakan krim untuk mengatasi rasa gatal. Penanganan medis dapat membantu menentukan terapi yang sesuai dengan kondisi kulit.
Eksim memang belum dapat disembuhkan secara permanen, tetapi kondisi tersebut bukan berarti tidak dapat dikendalikan. Perawatan kulit yang konsisten, pengenalan pemicu, serta pengelolaan kebiasaan sehari-hari dapat membantu mengurangi kekambuhan dan menjaga kesehatan kulit.
Editor : ALengkong