PRESTASI! Sentra Medika Hospital Minut Raih Marketing Industry Champion 2026, Ini Alasan Dipilih

Angel Rumeen • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Sentra Medika Hospital Minahasa Utara meraih penghargaan Sulawesi Utara Marketing Industry Champion 2026 untuk kategori Healthcare dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026.
Sentra Medika Hospital Minahasa Utara meraih penghargaan Sulawesi Utara Marketing Industry Champion 2026 untuk kategori Healthcare dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026.

 

MANADOPOST.ID—Sentra Medika Hospital Minahasa Utara (SMH Minut) kembali menorehkan prestasi. Rumah sakit yang berada di Kabupaten Minahasa Utara ini berhasil meraih penghargaan Sulawesi Utara Marketing Industry Champion 2026 untuk kategori Healthcare dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026.

 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS, dalam acara yang digelar di Four Points by Sheraton Manado, Selasa (11/8/2026).

 

Momen tersebut semakin istimewa karena penghargaan diserahkan langsung oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp.

 

Namun, apa yang membuat Sentra Medika Hospital Minahasa Utara terpilih sebagai Marketing Industry Champion 2026?

 

Ternyata, penilaiannya bukan sekadar soal aktivitas marketing atau promosi rumah sakit.

 

Ada sejumlah inovasi dan capaian yang menjadi perhatian, mulai dari pengembangan medical/health tourism, kepatuhan terhadap sistem pelaporan kesehatan, layanan tumbuh kembang anak terintegrasi, hingga komunikasi positif melalui platform digital.

 

Penghargaan dari MarkPlus/MCorp tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan SMH Minut dalam mengembangkan layanan kesehatan sekaligus membangun komunikasi dan hubungan positif dengan masyarakat.

 

Salah satu poin penting adalah keberhasilan SMH Minut menjadi rumah sakit pertama di Indonesia Timur yang memperoleh Surat Keputusan dari Kementerian Kesehatan sebagai penyelenggara wisata medis atau medical/health tourism.

 

Capaian tersebut dinilai menjadi terobosan strategis, khususnya bagi pengembangan layanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.

 

Sulawesi Utara sendiri memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Dengan konsep health tourism, sektor kesehatan dan pariwisata dapat dikembangkan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

 

Artinya, rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman layanan yang menjadi bagian dari daya tarik daerah.

 

Selain inovasi layanan, aspek tata kelola dan implementasi sistem informasi kesehatan juga menjadi perhatian dalam penilaian.

 

Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dinilai memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap sejumlah indikator pelaporan dan implementasi sistem informasi kesehatan berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.

 

Hal ini memperlihatkan bahwa transformasi rumah sakit tidak berhenti pada pembangunan fasilitas atau pengadaan teknologi medis.

 

Di balik pelayanan kepada pasien, terdapat sistem pelaporan, informasi dan tata kelola yang harus berjalan secara konsisten.

 

Inovasi lainnya datang dari Layanan Klinik Tumbuh Kembang Anak. SMH Minut mengembangkan layanan ini dengan pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai tenaga profesional, mulai dari dokter spesialis anak, psikolog, ahli gizi hingga tim rehabilitasi medik.

 

Dengan pendekatan tersebut, tumbuh kembang anak dapat dipantau secara lebih komprehensif.

 

Bukan hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga perkembangan psikologis, kebutuhan nutrisi hingga kemampuan fungsional anak.

 

Konsep ini menjadi salah satu upaya SMH Minut menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan anak yang semakin komprehensif.

 

Di era digital, reputasi rumah sakit juga tidak terlepas dari bagaimana komunikasi dibangun dengan masyarakat.

 

Karena itu, pemberitaan dan konten positif mengenai Sentra Medika Hospital Minahasa Utara di media sosial turut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan.

 

Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana promosi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan edukasi kesehatan, informasi layanan, inovasi, kegiatan rumah sakit serta berbagai informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Hal ini menunjukkan bahwa membangun reputasi rumah sakit saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih luas.

 

Bukan hanya memiliki fasilitas dan teknologi medis, tetapi juga mampu berinovasi, menjaga kualitas layanan, menjalankan tata kelola dengan baik, serta membangun komunikasi dan kepercayaan publik.

 

Direktur Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran rumah sakit.

 

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata-mata keberhasilan manajemen, melainkan apresiasi terhadap kerja keras seluruh dokter, tenaga kesehatan dan karyawan SMH Minut.

 

Penghargaan ini juga menjadi dorongan untuk terus melakukan inovasi dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

 

Dengan visi untuk terus mengembangkan layanan yang unggul dari sisi fasilitas, teknologi maupun pengalaman pasien, SMH Minut berkomitmen untuk tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.

 

Raihan Sulawesi Utara Marketing Industry Champion 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.

 

Di satu sisi, penghargaan ini menjadi pengakuan atas berbagai inovasi yang telah dilakukan. Di sisi lain, penghargaan tersebut juga menjadi tantangan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan.

 

Pengembangan medical/health tourism, layanan tumbuh kembang anak terintegrasi, implementasi sistem informasi kesehatan hingga komunikasi digital menjadi bagian dari langkah SMH Minut memperkuat perannya dalam industri kesehatan di Sulawesi Utara dan Indonesia Timur.

 

Apalagi, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Hermawan Kartajaya, sosok yang dikenal sebagai salah satu tokoh marketing Indonesia.

 

Bagi SMH Minut, capaian ini bukan sekadar sebuah penghargaan. Ini adalah momentum untuk terus bergerak dari Minahasa Utara, menghadirkan inovasi, membangun kepercayaan, dan memberikan pengalaman pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

 

Bukan hanya menjadi rumah sakit pilihan masyarakat, tetapi juga ikut mendorong wajah baru industri kesehatan di Indonesia Timur. (*)

Editor : Angel Rumeen
Sentra Medika Hospital Manado