PABI Sulut Gandeng RS Sentra Medika Perkenalkan Laser ENDOTEQ

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:12 WIB
Workshop bertajuk “Meet The  Expert: Indomed Laser Exclusive Session yang digelar oleh PABI Sulut bekerjasama dengan RS Sentra Medika, Sabtu (31/10)
Workshop bertajuk “Meet The  Expert: Indomed Laser Exclusive Session yang digelar oleh PABI Sulut bekerjasama dengan RS Sentra Medika, Sabtu (31/10)

 



MANADOPOST.ID— Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI)  Sulawesi Utara, organisasi profesi yang mewadahi para ahli bedah di Indonesia, bekerja  sama dengan PT Indomed Khanasti Indonesia (INDOMED) dengan dukungan RS Sentra  Medika Minahasa Utara sebagai tempat pelaksanaan workshop bertajuk “Meet The  Expert: Indomed Laser Exclusive Session”. Kegiatan ini menjadi forum edukasi dan  pertukaran pengetahuan bagi dokter spesialis untuk mendalami perkembangan  teknologi medis, khususnya pemanfaatan laser dalam prosedur bedah minimal invasif.

Salah satu fokus utama dalam workshop ini adalah ENDOTEQ, teknologi laser medis 
asal Jerman yang dikembangkan untuk mendukung berbagai aplikasi tindakan bedah.  Teknologi ini menjadi bagian dari perkembangan pendekatan minimal invasif yang  memungkinkan penanganan jaringan secara terarah melalui prosedur tertentu tanpa  selalu memerlukan pembedahan terbuka. Melalui sesi edukasi yang dipandu oleh para  praktisi medis, peserta akan mendalami aplikasi Endovenous Laser Ablation (EVLA)  untuk bidang bedah vaskular serta Laser Hemorrhoidoplasty (LHP) dan Fistula Laser  Closure (FiLaC) untuk bidang bedah umum dan digestif.

EVLA juga dikenal oleh masyarakat umum sebagai “laser varises”, yaitu metode yang 
digunakan untuk perawatan varises pada kaki. Dalam istilah medis, EVLA merupakan 
prosedur yang memanfaatkan energi laser untuk menangani vena yang mengalami 
varises. Pengenalan teknologi dalam workshop ini tidak hanya berfokus pada perangkat, tetapi juga pada pemahaman mengenai karakteristik prosedur, ketepatan indikasi, kompetensi operator, serta pertimbangan keselamatan pasien. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan tenaga medis mengenai perkembangan teknologi laser dan relevansinya dalam praktik klinis sesuai kebutuhan pasien.

ENDOTEQ merupakan merek teknologi laser medis yang dikembangkan oleh ENDOTEQ 
Medizinische Laser Deutschland GmbH di Düsseldorf, Jerman. ENDOTEQ menggunakan laser dioda dengan panjang gelombang 1.470 nanometer.

Karakteristik panjang gelombang ini berkaitan dengan penyerapan energi oleh air dalam jaringan, sehingga 
energi panas dapat diaplikasikan secara terarah sesuai teknik dan tujuan prosedur. 

Sistem laser dan serat aplikator yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan 
tindakan serta aplikasi klinisnya.Melalui workshop ini, ENDOTEQ diperkenalkan dalam konteks pengembangan 
pengetahuan klinis, bukan sekadar sebagai perangkat medis. Para peserta diharapkan 
memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai aplikasi teknologi laser dan  faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum penerapannya dalam pelayanan kesehatan.

Sesi pertama dalam acara ini dibawakan oleh dr. Billy Stephanus Karundeng, Sp.B, 
Subsp.BVE(K), yang juga menjabat sebagai Ketua PABI Sulawesi Utara. Ia akan 
menyampaikan materi “EVLA Session Class: Vascular Surgeon Only”, dengan fokus 
pada aplikasi teknologi laser dalam bidang bedah vaskular.

EVLA atau Endovenous Laser Ablation merupakan prosedur minimal invasif yang 
menggunakan energi laser untuk menutup vena target melalui akses intravena. Prosedur ini digunakan pada kondisi vena tertentu, termasuk varises, berdasarkan hasil 
pemeriksaan dan indikasi klinis pasien.
Dalam sesi khusus bagi dokter bedah vaskular ini, pembahasan diarahkan pada prinsip  kerja EVLA, pertimbangan teknis prosedur, pemilihan pasien, dan pentingnya 
penguasaan teknik oleh operator.

Pemahaman tersebut diperlukan agar penggunaan teknologi dapat disesuaikan dengan karakteristik kondisi vaskular dan kebutuhan klinis masing-masing pasien.

 Ketua PABI Sulawesi Utara, keterlibatan dr. Billy juga menempatkan edukasi dan 
pertukaran pengetahuan profesional sebagai bagian penting dari kegiatan ini.
“Perkembangan teknologi laser memberikan pilihan pendekatan dalam penanganan 
berbagai kondisi vaskular. Namun, penerapannya tetap harus didasarkan pada indikasi  yang tepat, pemahaman terhadap teknik prosedur, dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasien. Forum edukasi seperti ini menjadi kesempatan bagi dokter untuk memperdalam pengetahuan serta mendiskusikan perkembangan teknologi secara  profesional.” Ujar dr. Billy.

Sesi kedua menghadirkan dr. Tony Sukentro, Sp.B, dengan materi “LHP and FiLaC 
Session Class: General & Digestive Surgeon”. Sesi ini membahas dua aplikasi teknologi 
laser yang relevan dengan bidang bedah umum dan digestif, yakni LHP dan FiLaC.
LHP atau Laser Hemorrhoidoplasty merupakan prosedur berbasis laser yang digunakan  untuk menangani hemoroid atau wasir pada pasien dengan indikasi yang sesuai. 

Pendekatan ini memanfaatkan energi laser pada jaringan target dan dapat menjadi salah 
satu pilihan terapi setelah dokter mengevaluasi kondisi serta tingkat keparahan  penyakit.

Sementara itu, FiLaC atau Fistula Laser Closure merupakan teknik yang memanfaatkan  energi laser untuk membantu penanganan saluran fistula tertentu. Pemilihan prosedur  mempertimbangkan anatomi fistula, kondisi jaringan, karakteristik penyakit, dan  kebutuhan untuk menjaga fungsi struktur di sekitarnya.

“Dalam bidang bedah umum dan digestif, pemahaman terhadap perkembangan 
teknologi perlu disertai penguasaan indikasi dan teknik penggunaannya. LHP dan FiLaC merupakan contoh aplikasi laser yang dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu. 
Melalui edukasi klinis, dokter dapat memperdalam pemahaman mengenai karakteristik  prosedur dan faktor yang perlu diperhatikan sebelum menentukan pilihan terapi.” kata dr. Tony,Sp.B.

Melalui sesi ini, dokter peserta diharapkan dapat memahami prinsip kerja kedua 
prosedur, karakteristik penggunaannya, serta pertimbangan klinis yang diperlukan 
dalam menentukan pendekatan tindakan. Diskusi juga menjadi kesempatan untuk 
menempatkan teknologi laser sebagai salah satu pilihan dalam pengambilan keputusan 
medis yang berbasis evaluasi pasien.

Workshop ini turut menghadirkan dr. Jassy Suzzane Resa Ranti, Sp.B, sebagai 
moderator sekaligus dokter spesialis bedah di RS Sentra Medika Minahasa Utara. 
Keterlibatannya memberikan perspektif praktisi mengenai pentingnya pengembangan  kompetensi, pembaruan informasi teknologi medis, dan evaluasi kesesuaian metode 
tindakan dengan kebutuhan pelayanan di rumah sakit.

“Pembaruan pengetahuan merupakan bagian penting dari pengembangan profesional 
dokter. Melalui forum seperti ini, kami dapat mengenal perkembangan teknologi medis, 
memahami karakteristik prosedur yang tersedia, dan mendiskusikan relevansinya 
dengan kebutuhan pasien serta kondisi pelayanan di rumah sakit.” Ujar dr. Jazzy,Sp.B 
Dalam praktik sehari-hari, pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan 
ketersediaan perangkat, tetapi juga kesiapan tenaga medis, fasilitas pendukung, 
prosedur operasional, serta kemampuan melakukan evaluasi klinis secara tepat. Karena  itu, kegiatan edukasi yang mempertemukan dokter dengan perkembangan teknologi 
medis dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan mendorong diskusi  antartenaga kesehatan.

Dari sisi industri, Abdurrahman Oman,S.I.Kom.,M.I.Kom selaku Direktur Business  Development dan Operasional INDOMED menyoroti pentingnya mempertemukan 
perkembangan teknologi medis dengan kebutuhan praktisi kesehatan melalui edukasi  dan dukungan profesional.
Kolaborasi dengan organisasi profesi dan institusi pelayanan kesehatan menjadi salah 
satu pendekatan untuk memperkenalkan teknologi secara lebih terarah kepada tenaga 
medis. Dalam konteks ENDOTEQ, pengenalan perangkat disertai pembahasan aplikasi 
klinis agar peserta memperoleh gambaran mengenai fungsi teknologi, karakteristik 
prosedur, serta aspek yang harus diperhatikan dalam penggunaannya.
“Bagi INDOMED, pengenalan teknologi medis perlu berjalan beriringan dengan edukasi 
dan pemahaman yang tepat. Melalui Meet The Expert: Indomed Laser Exclusive Session,  kami ingin membuka ruang diskusi bagi para dokter untuk mengenal aplikasi teknologi 
laser ENDOTEQ lebih jauh, sekaligus memahami bahwa penggunaan teknologi harus selalu mempertimbangkan kebutuhan klinis, kompetensi operator, dan keselamatan 
pasien.” Ujar Abdurrahman Oman dalam wawancara.Sebagai rumah sakit yang menyediakan tempat pelaksanaan workshop, RS Sentra Medika Minahasa Utara turut berperan dalam mendukung terselenggaranya forum 
edukasi bagi tenaga medis. Fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam 
pengembangan kompetensi profesional, pertukaran pengetahuan, dan pembahasan 
perkembangan teknologi yang relevan dengan pelayanan pasien.
“Kami menyambut baik kegiatan edukasi yang mempertemukan para dokter spesialis 
dan pihak yang bergerak di bidang teknologi medis. Forum seperti ini dapat mendukung 
pertukaran pengetahuan dan pengembangan kompetensi profesional. Harapannya, 
pembahasan mengenai perkembangan teknologi dapat menjadi bagian dari proses 
pembelajaran berkelanjutan dengan tetap mengutamakan mutu pelayanan dan 
keselamatan pasien.” Ujar dr. Ivan Wijaya Widiatomo,MARS selaku direktur RS Sentra 
Medika Minahasa Utara.
Dukungan rumah sakit terhadap kegiatan edukasi seperti ini dapat menjadi bagian dari 
upaya membangun lingkungan pembelajaran profesional yang berkelanjutan. Diskusi 
antara dokter, organisasi profesi, dan penyedia teknologi medis juga memungkinkan 
berbagai perspektif bertemu, mulai dari kebutuhan klinis hingga aspek teknis 
penggunaan perangkat.
Melalui workshop Meet The Expert: Indomed Laser Exclusive Session, yang 
diselenggarakan oleh PABI Sulawesi Utara bersama INDOMED ini menghadirkan ruang 
edukasi yang mempertemukan aspek klinis, teknologi, dan kebutuhan pelayanan 
kesehatan. Keterlibatan para dokter spesialis serta dukungan RS Sentra Medika 
Minahasa Utara memperkuat fokus kegiatan pada pengembangan pengetahuan dan 
pertukaran informasi profesional.
Pembahasan EVLA, LHP, dan FiLaC diharapkan memperluas pemahaman peserta  mengenai beragam aplikasi teknologi laser dalam prosedur bedah minimal invasif. Pada 
saat yang sama, kegiatan ini menegaskan pentingnya penilaian klinis, ketepatan 
indikasi, kompetensi operator, dan keselamatan pasien sebagai landasan penggunaan 
teknologi medis.

Editor : Ayurahmi Rais
Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI)  Sulawesi Utara PABI Sulut Melalui workshop Meet The Expert: Indomed Laser Exclusive Session RS Sentra Medika