Pekerjakan Pacar jadi PSK, Dianiaya Pula, Pemuda Desa Sea Diamankan Polisi
Julius Laatung• Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:45 WIB
TAK BERKUTIK: Terduga pelaku penganiayaan diamankan Tim TEKAB35 Polres Tomohon. Dok istimewa MANADOPOST.ID--AT (20) alias Aldy, warga Desa Sea, Kabupaten Minahasa, diamankan Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB35) Polres Tomohon, usai diduga melakukan penganiayaan, justru kepada pacarnya sendiri. Ketika dikonfirmasi, Kapolres Tomohon AKBP Arian P Colibrito SIK MH melalui Kasi Humas AKP Hanny Goni, membenarkan hal tersebut. Dijelaskan Katim TEKAB35 Aipda Yanny Watung, terduga pelaku diamankan dikarenakan diduga melakukan penganiayaan terhadap pacar kumpul kebonya yakni GR (19) warga Kabupaten Minahasa. Pelaku menganiaya korban, sekira sepekan lalu, hanya dikarenakan pelaku marah usai korban melayani tamu yang sudah mengonsumsi minuman keras. "Pelaku dan korban sempat berselisih dan terjadi adu mulut. Karena AT, meminta korban agar tidak melayani tamu yang sudah mengonsumsi miras,di salah tempat penginapan di Kota Tomohon. Pelaku naik pitam, karena perintahnya tak dituruti. Korban langsung dipukul dengan tangan terkepal, serta mencekik korban selama beberapa menit. Tak sampai di situ, pelaku juga mengaku sempat membenturkan kepala korban ke lantai. Dan mengancam akan menggunting rambut pacar yang dijadikan PSK tersebut," urai Katim berambut gondrong ini. Tak terima dengan perlakuan tersebut, korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi. "Akibatnya korban kepala mengalami bengkak dan memar serta sakit di bagian belakang kepala. Dan mengeluh sakit di bagian leher dikarenakan cekikan pelaku," sebut Watung. Bermodalkan keterangan dan informasi dari korban, Watung bilang, Tim TEKAB35 langsung melakukan pengembangan. Berbekal nomor handphone terduga pelaku, akhirnya AT berhasil diringkus, Jumat (12/8) sekira Pukul 01.00 WITA. Di salah satu tempat kos di Kelurahan Matani, Kecamatan Tomohon Tengah. "Sebelum diamankan, terduga pelaku sempat berpindah-pindah lokasi. Ibarat pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Terduga pelaku berhasil kita amankan, di salah satu tempat kos di Kelurahan Matani. Saat ini sudah diserahkan ke penyidik, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas Watung. (yol) Editor : Julius Laatung