Geger!! Warga Tambala Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Hutan Bakau
Julius Laatung• Senin, 14 November 2022 | 16:15 WIB
DIEVAKUASI: Tim gabungan Polsek Tombariri Polres Tomohon bersama anggota TNI, saat mengevakuasi jenazah berkelamin perempuan, Senin (14/11). Dok istimewa.MANADOPOST.ID--Warga net Sulawesi Utara dihebohkan dengan postingan penemuan mayat perempuan, di Desa Tambala, Kecamatan Tombariri, Senin (14/11). Terpantau, di berbagai grup medsos ratusan warga net memberikan tanggapan dan komentar. "Baru lewat da lia rame, Penemuan mayat di jalan raya tanawangko..Belum tau identitas," tulis postingan akun Nona Mega di salah satu grup medsos, yang dibanjiri reaksi warga net. Dari penelusuran Manado Post, sesuai dengan hasil keterangan dan informasi dari Polsek Tombariri. Awal mula penemuan mayat perempuan tersebut, ditemukan oleh Sams Gover Sumenda, warga Desa Tambala Jaga 7 Kecamatan Tombariri. "Dari hasil pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi, penemuan mayat kali pertama disaksikan oleh lelaki Sams Sumenda yang keluar rumah sekira Pukul 09.30 WITA. Saat itu, saksi bersama keponakannya, tengah berjalan di sekitar TKP, Hutan Bakau Pinggiran Pantai Jalan Trans Sulawesi Jaga 7 Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Saksi dan keponakannya, saat itu keluar rumah bermaksud untuk mencari bambu untuk membuat layangan dan kayu yang biasa dibuat obat. Penemuan mayat sekira Pukul 10.00 WITA," ungkap Kapolsek Tombariri Iptu Richard Polii, Senin (14/11). Dilanjutkan Kapolsek Tombariri, mayat berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan dalam kondisi tanpa identitas. Terlentang di atas bebatuan dengan posisi kepala arah utara dan kaki arah selatan. Serta hanya menggunakan celana dalam dan kaos bertuliskan channel yang tersingkap hingga ke bagian leher. "Awalnya Saksi dan keponakannya kaget, karena melihat sesosok mayat. Kurang yakin apa yang dilihatnya itu manusia, saksi kemudian mendekat. Benar saja, yang dilihatnya itu memang mayat berjenis kelamin perempuan. Dari situ, saksi langsung melaporkan ke pemerintah setempat dan diteruskan ke kepolisian. Lokasi penemuan mayat, kurang lebih 1 Km dari pemukiman warga dan kurang lebih 30 m dari badan jalan Trans Sulawesi," terang Kapolsek Richard. Seraya menambahkan, saat ini jasad tersebut kini telah dibawa aparat berwajib ke RSUP Prof Kandou untuk dilakukan otopsi. "Saat dilaporkan warga, saya bersama anggota dan unsur Koramil Tombariri langsung bergegas ke TKP. Setelahnya, kita melakukan pengamanan dan menghubungi Ur Iden untuk melaksanakan olah TKP. Sekira pukul 14.00 WITA dilakukan evakuasi jenazah dari TKP oleh unsur gabungan menuju RSUP Prof Kandou Manado," pungkasnya. (yol) Editor : Julius Laatung