MANADOPOST.ID – Aksi brutal dua kelompok pemuda yang terlibat bentrokan bersenjata di Kelurahan Pakowa Lingkungan II, Kecamatan Wanea, Kota Manado, berakhir di tangan aparat.
Polsek Wanea, Polresta Manado, dibantu Babinsa Koramil 1309-03 Wanea Singkil Malalayang (WSM), berhasil mengamankan sembilan orang terduga pelaku tawuran yang menggunakan panah wayer dan senjata tajam, Selasa (12/8/2025).
Kapolsek Wanea AKP Fatras Barambae Andawari melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono memaparkan kronologi yang berawal dari pesta miras di Rusunawa depan Stadion Klabat, Kelurahan Ranotana.
Saat itulah, RK Cs menerima ajakan berkelahi dari lelaki berinisial P melalui media sosial. Pertikaian pertama pecah di samping GMIM Syalom, Karombasan Utara, sekitar pukul 04.00 WITA, namun sempat mereda setelah kedua pihak berdamai.
Kedamaian itu ternyata hanya sementara. Beberapa jam kemudian, lelaki CK kembali memancing konflik dengan menghubungi lelaki MK lewat pesan Messenger dan panggilan video, menantang untuk bertarung di pasar.
Tantangan diterima, dan kelompok MK mendatangi lokasi bersama rekan-rekannya. Sekitar pukul 07.45 WITA, kedua kubu kembali bentrok di Pasar Karombasan, kali ini menggunakan senjata tajam.
“Bhabinkamtibmas Bripka Alpredy Pali Tondok bersama personel Polsek Wanea, dibantu Babinsa, bergerak cepat mengamankan tiga pelaku dari kubu MK, kemudian menyisir lokasi dan mengamankan enam pelaku lainnya dari kubu CK,” ungkap Iptu Agus.
Dari lokasi kejadian, aparat menyita enam anak panah wayer, satu pelontar, serta empat bilah pisau badik lengkap dengan dua sarungnya. Bentrokan tersebut mengakibatkan korban bernama JT mengalami luka tusuk di tangan kanan yang diduga akibat tembakan panah wayer.
Seluruh pelaku kini diamankan di Mapolsek Wanea untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi menegaskan, kepemilikan senjata tajam tanpa izin dan keterlibatan dalam tawuran dapat dijerat dengan pasal berlapis, termasuk UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan pasal terkait penganiayaan dalam KUHP.
Aksi cepat aparat ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Wanea dalam mencegah eskalasi konflik jalanan, sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa provokasi di media sosial yang berujung kekerasan adalah jalur cepat menuju jeruji besi. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight