Polda Sulut dipimpin Kapolda Irjen Pol Roycke La turun langsung menggelar kerja bakti massal sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ratusan personel berseragam tampak menyisir sepanjang garis pantai, memungut sampah plastik dan membersihkan limbah rumah tangga yang mencemari area publik. Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan moral untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Wakapolda Awi Setiyono. Meski berada di hari kedua bulan suci Ramadan, para personel tetap menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam menjaga wajah daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
Menurut Kapolda, langkah ini merupakan bentuk konkret tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Kami siap mengawal dan menyukseskan program Indonesia ASRI yang menjadi prioritas Bapak Presiden. Lingkungan yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut kesehatan masyarakat, keberlanjutan ekosistem, hingga masa depan generasi penerus,” tegas Roycke di sela kegiatan.
Ia menekankan bahwa kebersihan kawasan pesisir dan ruang publik juga berperan besar dalam mendukung sektor pariwisata Sulawesi Utara. Kawasan Megamas sebagai salah satu ikon Kota Manado harus menjadi contoh ruang publik yang tertata, hijau, dan bebas sampah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah Hasibuan, menjelaskan bahwa pemilihan Megamas sebagai lokasi kerja bakti memiliki nilai strategis. Selain menjadi pusat aktivitas masyarakat, kawasan ini juga menjadi etalase pariwisata yang mencerminkan wajah kota.
“Kami ingin memastikan kawasan yang menjadi kebanggaan masyarakat Manado ini tetap bersih dan nyaman. Ini sekaligus menjadi pesan moral bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari budaya disiplin,” ujarnya.
Melalui gerakan ini, Polda Sulut berharap tumbuh kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan pengunjung pantai, untuk tidak membuang sampah sembarangan serta lebih bijak mengelola limbah sehari-hari.
Semangat Indonesia ASRI diharapkan tidak berhenti di satu kegiatan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, aparat kepolisian, dan masyarakat, Sulawesi Utara diyakini mampu menjadi contoh daerah yang bersih, hijau, dan berdaya saing di tingkat nasional.(gnr)
Editor : Grand Regar