MANADOPOST.ID-Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Computer Based Test (CBT) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), kawasan Malalayang, Kota Manado, Sabtu (25/4/2026). Fasilitas ini digunakan sebagai pusat pelaksanaan ujian berbasis komputer dalam proses seleksi penerimaan terpadu Polri.
Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari 55 pria dan 10 wanita mengikuti tahapan ini. Mereka sebelumnya telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan kini harus memenuhi ambang batas nilai psikologi untuk melaju ke tahap berikutnya.
Transparansi Ditekankan
Pelaksanaan seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Hal ini ditegaskan dalam setiap tahapan penerimaan, termasuk melalui penerapan sistem CAT.
Melalui sistem tersebut, hasil tes psikologi dapat langsung diketahui peserta setelah ujian selesai atau pada hari yang sama (one day service). Mekanisme ini dinilai mampu menutup celah kecurangan serta memastikan proses berjalan objektif.
“Kami menjamin tidak ada celah untuk ‘titipan’ atau praktik KKN. Hasil yang diperoleh peserta sepenuhnya berdasarkan kemampuan masing-masing dalam menjawab soal terkait kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja,” ujar Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol. Slamet Waloya, selaku Ketua Pelaksana seleksi tingkat daerah.
Ia menambahkan, seluruh tahapan diawasi secara ketat oleh pengawas internal seperti Itwasda dan Bid Propam, serta pihak eksternal antara lain Ombudsman Perwakilan Sulut dan media massa.
Aspek Penilaian
Dalam tes psikologi tahap pertama ini, peserta diuji pada sejumlah aspek penting, meliputi kemampuan kognitif (kecerdasan), stabilitas emosi dan kepribadian, serta sikap kerja seperti ketelitian, kecepatan, dan daya tahan.
Tahapan Lanjutan
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni ujian akademik berbasis CAT pada 6–11 Mei 2026, uji jasmani dan antropometri pada 21–24 Mei 2026, hingga sidang kelulusan tingkat daerah yang dijadwalkan pada 26 Juni 2026.
Polda Sulut juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Saluran pengaduan dibuka bagi masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran selama proses seleksi berlangsung.(gnr)
Editor : Grand Regar