Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Johanes Adhyaksa Pesik Langie: Dari 5.432 Peserta Seleksi, Raih Predikat Terbaik Pertama Masuk Akpol 2026 Jalur Pemda DKI Jakarta

Grand Regar • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:24 WIB
Johanes Adhyaksa Pesik Langie bersama ayah Irjen Pol Roycke Langie dan ibunda Ny Joan Langie Koloay
Johanes Adhyaksa Pesik Langie bersama ayah Irjen Pol Roycke Langie dan ibunda Ny Joan Langie Koloay

MANADOPOST.ID-Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Kapolda Sulawesi Utara. Johanes Adhyaksa Pesik Langie atau yang akrab disapa Jojo berhasil lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 melalui jalur Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta dengan meraih predikat terbaik pertama.

Prestasi tersebut diraih di tengah persaingan yang sangat ketat. Tercatat sebanyak 5.432 peserta mengikuti proses pendaftaran dan seleksi Akpol melalui jalur tersebut.

Jojo lahir di Bekasi pada 7 Juli 2008 dan merupakan lulusan SMA Presiden Boarding School. Sejak duduk di bangku sekolah, ia dikenal sebagai sosok yang aktif, disiplin, serta memiliki sejumlah prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sederet penghargaan yang pernah diraihnya antara lain menjadi anggota Paskibraka Nasional 2024 sebagai utusan Provinsi Jawa Barat, meraih Juara II Silver Medal pada MBW Taekwondo International Championship Malaysia 2025, serta memperoleh penghargaan Appreciation Excellent pada ajang The World Scholar’s Cup Bali 2025.

Keberhasilan menembus Akpol 2026 disebut bukan diraih secara instan. Selama kurang lebih dua tahun, Jojo mempersiapkan diri secara serius dengan mengikuti bimbingan belajar sekolah kedinasan di dua lembaga berbeda. Lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan dan kedisiplinan turut menjadi faktor penting dalam perjalanan tersebut.

Kapolda Sulut Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., mengaku bersyukur atas pencapaian putranya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, doa, disiplin, dan komitmen untuk terus belajar.

"Kami bersyukur kepada Tuhan atas hasil yang dicapai. Saya selalu mengajarkan kepada anak-anak bahwa belajar tidak pernah mengenal batas usia. Sampai tua pun kita tetap harus belajar, terus memperbaiki diri, dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah diraih," ujar Roycke Langie.

Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengemban tanggung jawab yang lebih besar di masa depan.

"Prestasi ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Tetap rendah hati, menjaga integritas, disiplin, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.

Roycke sendiri dikenal sebagai sosok yang konsisten mengembangkan kapasitas akademiknya. Belum lama ini, ia menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Trisakti dengan predikat cumlaude.

Di balik keberhasilan tersebut, peran sang ibu, Joan Langie Koloay, juga layak diapresiasi. Ia memiliki andil besar dalam mendampingi tumbuh kembang dan pendidikan ketiga putranya hingga mampu meraih berbagai prestasi.

Lolosnya Johanes Adhyaksa Pesik Langie ke Akpol 2026 dengan predikat terbaik pertama menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga sekaligus inspirasi bagi generasi muda. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, konsistensi belajar, dan dukungan keluarga merupakan fondasi penting dalam meraih cita-cita.(gnr)

Editor : Grand Regar
#Jakarta #Akademi Kepolisian #Kapolda Sulut #akpol