MANADOPOST.ID– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) akan meluncurkan Relawan Mahasiswa Pemantau Pemilihan Hukum Tua (RAMAPPILHUT) sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Kabupaten Minahasa yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026.
Kegiatan launching RAMAPPILHUT akan dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026, di FISIP Unsrat. Dalam kegiatan tersebut, FISIP Unsrat menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, untuk memberikan pembekalan kepada para relawan mahasiswa yang akan terlibat dalam pemantauan Pilhut.
Dekan FISIP Unsrat, Ferry Daud Liando, menjelaskan bahwa kehadiran Kajati Sulut merupakan bentuk dukungan terhadap Program Jaga Desa yang digagas oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Program tersebut bertujuan mengawal pengelolaan anggaran desa secara transparan dan akuntabel melalui upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum.
Menurut Liando, salah satu faktor yang sering memicu persoalan dalam pengelolaan anggaran desa adalah lemahnya profesionalisme aparatur desa. Karena itu, proses pemilihan hukum tua yang berlangsung secara jujur, adil, dan bebas dari praktik politik uang maupun intimidasi menjadi faktor penting dalam melahirkan pemimpin desa yang berkualitas.
“Jika proses Pilhut berjalan dengan baik, tanpa kecurangan, tanpa politik uang, dan tanpa intimidasi, maka pemimpin yang lahir dari proses tersebut akan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tugasnya, para mahasiswa yang tergabung dalam RAMAPPILHUT akan melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Pilhut, mulai dari keakuratan data pemilih, proses pemungutan dan penghitungan suara, tingkat partisipasi masyarakat, hingga netralitas penyelenggara pemilihan.
Pemantauan yang dilakukan bersifat pasif, yakni sebatas mengamati fenomena yang terjadi di lapangan. Namun demikian, para relawan tetap dapat berkoordinasi dan meminta informasi kepada pihak-pihak terkait apabila diperlukan untuk mendukung tugas pengamatan mereka.
Selain Kajati Sulut, kegiatan launching juga akan menghadirkan anggota DPD RI/MPR RI, Stefanus BAN Liow, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum ABPEDNAS Sulawesi Utara. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Utara, Novita Lumintang, yang akan mewakili Gubernur Sulawesi Utara.
Kegiatan ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Rektor Berty Alaksander Oktovian Sompie.
Dalam menjalankan tugas pemantauan Pilhut, para relawan mahasiswa akan didampingi oleh tiga dosen FISIP Unsrat, yakni Stevanus Sampe, Welly Waworundeng, dan Fanley Pangemanan.
Melalui pembentukan RAMAPPILHUT, FISIP Unsrat berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat demokrasi di tingkat desa sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan berintegritas. (*)