Alarm Kebakaran Meraung, KSOP Manado Pastikan KM Express Cantika Lestari Siap Hadapi Situasi Darurat

Grand Regar • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:11 WIB
simulasi keselamatan kebakaran yang dilaksanakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, Selasa (29/09/2026) di komplek Pelabuhan Manado.
Simulasi keselamatan kebakaran yang dilaksanakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, Selasa (29/09/2026) di komplek Pelabuhan Manado.

MANADOPOST.ID—Situasi mendadak berubah tegang di atas KM Express Cantika Lestari. Alarm kebakaran berbunyi, para anak buah kapal (ABK) bersama nakhoda langsung bergerak mengambil peralatan keselamatan dan menjalankan prosedur penanganan keadaan darurat.

Namun, situasi tersebut merupakan bagian dari simulasi keselamatan kebakaran yang dilaksanakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, Selasa (29/09/2026) di komplek Pelabuhan Manado.

Simulasi keselamatan kebakaran yang dilaksanakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, Selasa (29/09/2026) di komplek Pelabuhan Manado.
Simulasi keselamatan kebakaran yang dilaksanakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, Selasa (29/09/2026) di komplek Pelabuhan Manado.

Marine Inspector KSOP Manado, Yulita Manampiring, S.M., MAP, M.Mar.E., menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 372 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kampanye Pemeriksaan Terkonsentrasi (CIC) terhadap pemenuhan persyaratan keselamatan kebakaran pada kapal penumpang dan kapal penumpang Ro-Ro berbendera Indonesia.

“Pemeriksaan keselamatan ini kami lakukan secara rutin, termasuk memastikan kesiapan peralatan keselamatan dan awak kapal dalam menghadapi kondisi darurat. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh prosedur keselamatan dapat dilaksanakan sesuai standar dan SOP yang berlaku,” ujar Yulita.

Menurutnya, simulasi tidak hanya menjadi bagian dari pemeriksaan, tetapi juga untuk melihat secara langsung kesiapan awak kapal dalam merespons keadaan darurat.

“Yang kami lihat bukan hanya kelengkapan peralatan, tetapi bagaimana awak kapal menggunakannya dan menjalankan prosedur ketika terjadi keadaan darurat. Kecepatan, koordinasi dan pemahaman terhadap tugas masing-masing sangat penting,” jelasnya.

Simulasi dilaksanakan di atas Kapal Express Cantika Lestari. Nakhoda dan para ABK terlibat langsung memperagakan penanganan kondisi darurat akibat kebakaran.

Pantauan di lokasi, para ABK bergerak cepat menggunakan peralatan keselamatan sesuai standar. Setiap tahapan simulasi dilakukan mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.

Mulai dari merespons alarm, mempersiapkan peralatan hingga melakukan tindakan pemadaman, seluruh tahapan diperagakan secara terkoordinasi oleh awak kapal.

Nakhoda Kapal Express Cantika Lestari, Captain Admiral Taghulihi, mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian penting untuk menguji kesiapan seluruh awak kapal.

“Simulasi seperti ini penting untuk melatih kesiapan dan kekompakan seluruh ABK. Ketika terjadi kondisi darurat, setiap kru harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya serta mampu bertindak cepat sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” kata Taghulihi.

Ia menegaskan, kesiapan awak kapal menjadi salah satu hal penting dalam menjamin keselamatan selama pelayaran.

Pelaksanaan simulasi tersebut sekaligus menjadi gambaran kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi kondisi darurat.

Koordinasi antara nakhoda dan ABK menjadi bagian penting untuk memastikan setiap prosedur keselamatan dapat dijalankan secara cepat dan terarah.(gnr)

Editor : Grand Regar
kapal expres cantika lestari keselamatan kebakaraan KSOP Manado