Israel Tak Akan Biarkan Pemimpin Hamas Lolos, Netanyahu: Mereka Akan Membayar Mahal
Tanya Rompas• Sabtu, 15 Mei 2021 | 00:00 WIB
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berbicara tentang perang melawan Hamas, 14 Mei 2021. (Screenshot Twitter Benjamin Netanyahu)MANADOPOST.ID— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan video di tengah tembakan roket Hamas yang sedang berlangsung ke Israel dan setelah serangan IDF terbaru di Gaza, termasuk serangan yang ditujukan ke para pemimpin Hamas. "Kami akan menyerang Hamas dan kelompok teror lainnya dengan pukulan yang signifikan, dan kami melakukannya. Pada hari terakhir kami menyerang target bawah tanah. Hamas mengira bisa bersembunyi di sana, tapi tidak bisa," kata Netanyahu, seperti dilansir timesofisrael.com, Sabtu (15/5). Bentrokan antara tentara Israel dan Palestina di kota Hebron, Tepi Barat pada 12 Mei 2021. (Wissam Hashlamoun / Flash90) Lanjutnya, pemimpin Hamas berpikir mereka bisa lepas dari genggaman Israel. “Mereka tidak bisa melarikan diri. Kami dapat menjangkau mereka di mana saja - semua orang (Hamas) dan kami akan terus melakukannya," ujarnya. Netanyahu menegaskan, Hamas akan membayar mahal semua perbuatan mereka ke Israel. “Mereka menyerang kami pada hari libur kami (Jerusalem Day), mereka menyerang ibu kota kami, mereka menembakkan rudal ke kota-kota kami; mereka membayar dan akan terus membayar mahal untuk itu. Ini belum berakhir. Kami akan melakukan segalanya untuk memulihkan keamanan kota dan warga kami," tambah dia. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Netanyahu sangat berterima kasih kepada Presiden AS Joe Biden, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Kanselir Jerman Angela Merkel dan lainnya yang telah menawarkan dukungan mereka. "Mereka membela hak alami dan hak kami untuk membela diri, untuk bertindak membela diri melawan teroris yang menyerang warga sipil dan bersembunyi di belakang warga sipil," tukasnya.(timesofisrael) Editor : Tanya Rompas