MANADOPOST.ID— Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh, Selasa kemarin (18/5) menulis surat untuk Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) terkait meningkatnya agresi Israel di Palestina. Ini adalah surat kedua yang dikirim Haniyeh ke Jokowi.
"Kami meminta Anda segera bertindak, dan memobilisasi dukungan Arab, Islam dan internasional, mengambil langkah tegas untuk mendesak Israel segera mengakhiri agresi dan teror di Jalur Gaza," Haniyeh kata dalam suratnya, seperti dilansir laman aa.com.tr, Rabu (19/5).
Haniyeh juga meminta Jokowi mendesak Israel menghentikan pengusiran paksa dan diskriminasi rasial, serta mencabut keputusan terkait pengambilalihan Sheikh Jarrah. Kemudian juga meminta Jokowi menggalang dukungan internasional untuk mendesak Israel menjauhi Masjid Al-Aqsa serta menghentikan kekerasan terhadap jamaah yang melaksanakan ibadah dan salat di sana.
Sementara itu, laporan terakhir Kementerian Kesehatan Palestina menyebut, Senanayake 217 warga Palestina telah tewas, termasuk 63 anak-anak dan 36 perempuan, dan 1.500 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei lalu. 12 warga Israel juga dilaporkan tewas akibat roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza.(aa/tan)
Editor : Tanya Rompas