Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pilih Hidup bersama Covid-19, Inggris Hapus Aturan Karantina

Kenjiro Tanos • Rabu, 23 Februari 2022 | 15:42 WIB
Inggris berencana untuk tidak lagi memberlakukan ketentuan karantina bagi turis asing dari 47 negara, termasuk Indonesia.
Inggris berencana untuk tidak lagi memberlakukan ketentuan karantina bagi turis asing dari 47 negara, termasuk Indonesia.
MANADOPOST.ID – Inggris mencoba hidup bersama dengan Covid-19. Senin (21/2) Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mengumumkan bahwa mulai pekan ini secara bertahap semua larangan terkait pandemi dicabut. Pencegahan virus SARS-CoV-2 kini berpindah dari intervensi pemerintah ke tanggung jawab personal. ’’Ini bukan hari di mana kita menyatakan menang melawan Covid-19 sebab virus tersebut tidak akan menghilang. Tapi ini adalah hari saat semua usaha selama 2 tahun terakhir akhirnya bisa melindungi kita dan di saat bersamaan memulihkan kebebasan kita sepenuhnya,’’ ujar Johnson di hadapan parlemen. Dia memaparkan langkah-langkah yang diambil pemerintah Inggris untuk hidup bersama dengan Covid-19. Pemerintah akan terus memonitor jika ada varian baru. Beberapa infrastruktur untuk mengidentifikasi mutasi SARS-CoV-2 juga tetap difungsikan. Tapi kebijakan untuk isolasi mandiri pasca positif Covid-19 dihentikan terhitung besok (24/2). Sedangkan akses untuk tes Covid-19 gratis juga tak lagi berlaku per 1 April. Khusus penduduk yang beresiko tinggi masih digratiskan. Tes Covid-19 kini akan diserahkan pada pihak swasta. Penanganan pandemi kini diserahkan pada pemerintah daerah masing-masing. Pelacakan orang-orang yang kontak dengan pasien Covid-19 juga ditiadakan. Lembaga kesehatan diminta mengamankan berbagai stok guna menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. Johnson tetap menjalankan rencana tersebut meski saat ini kasus Covid-19 di Inggris belum turun. Bahkan Ratu Elizabeth II dinyatakan positif. Gejala yang dialaminya meski ringan tapi belum kunjung membaik. Ratu yang telah berusia 95 tahun itu kemarin (22/2) bahkan terpaksa membatalkan acara yang seharusnya dia hadiri secara virtual. (Jawa Pos) Editor : Kenjiro Tanos
#Covid-19 #Inggris #Boris Johnson