Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Angka Kematian karena Covid-19 Melonjak, Tempat Penyimpanan Jenazah Ikut Tertekan

Kenjiro Tanos • Selasa, 1 Maret 2022 | 13:56 WIB
Ilustrasi Covid-19 (jawaPos.com)
Ilustrasi Covid-19 (jawaPos.com)
MANADOPOST.ID - Pemerintah Hongkong masih mempertimbangkan soal lockdown total. Saat ini yang tertekan di Hongkong bukan hanya rumah sakit saja. Tapi juga tempat penyimpanan jenazah. South China Morning Post melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, tercatat 87 kematian akibat Covid-19. Total korban meninggal sejak gelombang Omicron menyerang pada akhir Desember mencapai 851 orang. Jumlah itu lebih banyak dari total korban meninggal dari awal pandemi hingga akhir tahun lalu. Yakni hanya 636 orang. Karena tingginya angka mortalitas itu, semua tempat penampungan jenazah umum kini penuh. Sebagian jenazah terpaksa harus berada di RS lebih dulu menunggu giliran pemakaman. Sebanyak 91 persen korban meninggal belum divaksin penuh. Jika dilihat dari usia, 92 persen memiliki rata-rata usia 84 tahun. Mereka berasal dari klaster panti jompo. Tim pemerintah pusat yang diperbantukan ke Hongkong kini bergerak membuat rumah sakit temporer dan bangsal isolasi. Salah satu yang dikirim pemerintah pusat ke Hongkong adalah Liang Wannian. Dia adalah sosok di balik kesuksesan lockdown di Wuhan, kota tempat virus SARS-CoV-2 kali pertama muncul. (Jawa Pos) Editor : Kenjiro Tanos
#Covid-19 #hongkong #Pandemi Covid-19 #Hongkong Covid-19