Untuk Kali Pertama Kalinya, China Sebut Konflik Ukraina Sebagai Perang
Kenjiro Tanos• Kamis, 10 Maret 2022 | 20:36 WIB
Perbatasan Belarusia-Ukraina. Foto NetMANADOPOST.ID - Menteri Luar Negeri China Wang Yi secara terbuka menggambarkan situasi di Ukraina saat ini sebagai perang. Ini merupakan pernyataan tegas pertama kalinya negeri Tiongkok terhadap konflik negara bertetangga itu. “Kami berharap untuk melihat pertempuran dan perang berhenti secepat mungkin,” kata penyiar CCTV mengutip Wang Yi dalam pembicaraan melalui tautan video dengan timpalannya dari Prancis Jean-Yves Le Drian. Wang juga meminta semua pihak untuk mengambil lebih banyak tindakan untuk mencegah eskalasi di Ukraina, CCTV melaporkan. Beijing sejauh ini berusaha untuk melakukan tindakan penyeimbang yang rumit atas serangan Moskow, menolak untuk mengutuk atau memaafkan tindakan Rusia sambil mengisyaratkan kesediaan untuk menengahi antara Kiev dan Moskow. (tkg) Editor : Kenjiro Tanos