Demi Membangun Kembali Ukraina, Kanselir Jerman Sebut Rencana Marshall Sangat Diperlukan
Kenjiro Tanos• Kamis, 23 Juni 2022 | 04:12 WIB
Kanselir Jerman Olaf Scholz (Istimewa)MANADOPOST.ID - Ukraina membutuhkan bantuan keuangan besar-besaran untuk membangun kembali setelah kehancuran yang ditimbulkan oleh invasi Rusia. Hal itu diungkapkan Kanselir Jerman Olaf Scholz melansir Al Jazeera. Ia mengatakan rekonstruksi akan menjadi tugas dari generasi ke generasi. Mengutip inisiatif Amerika Serikat untuk membantu Eropa Barat membangun kembali setelah Perang Dunia II, Scholz mengatakan dia telah mengundang Presiden Ukraina Zelenskyy untuk berpartisipasi dalam KTT G7 mulai Minggu ini untuk menyetujui seperti apa 'Rencana Marshall untuk Ukraina' akan terlihat. “Dan seperti Eropa yang dihancurkan perang saat itu, Ukraina membutuhkan Rencana Marshall untuk rekonstruksinya,” katanya, menjelang pertemuan puncak berturut-turut yang mengumpulkan para pemimpin UE, G7 dan NATO dalam beberapa hari mendatang. Sementara Uni Eropa telah memobilisasi miliaran untuk Ukraina, negara itu akan membutuhkan lebih banyak miliaran di tahun depan. "Kebutuhan finansial hanya dapat dipenuhi dengan partisipasi organisasi internasional dan negara donor besar lainnya," katanya. (tkg) Editor : Kenjiro Tanos